LINGGA TERKINI

Selama Tiga Bulan, Damkar Lingga Telah Evakuasi 5 Ular Kobra di Wilayah Daik

Terbaru, ular kobra berukuran 1 meter telah memasuki cafe salah seorang warga di Kampung Tanda Hulu, Kelurahan Daik pada 1 Maret.

Penulis: Febriyuanda | Editor: Eko Setiawan
Damkar Lingga untuk Tribun Batam
Damkar Lingga berhasil evakuasi ulang king kobran ukuran 4 meter di samping rumah warga Daik Lingga, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri pada Februari lalu 

TRIBUNBATAM.id, LINGGA - Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Lingga unit Daik telah menangani 5 kasus temuan ular kobra sejak Januari hingga awal Maret tahun ini.

Temuan ular tersebut tersebar di beberapa lokasi, yang dekat dengan pemukiman warga, bahkan masuk ke dalam rumah hingga minimarket.

Untuk di ketahui, wilayah Daik yang memang masih asri dan dekat dengan semak belukar, membuat banyaknya kemunculan ular kobra tersebut di pemukiman warga.

Bahkan yang paling terbesar, ular king kobra dengan ukuran 4 meter berada di samping rumah warga pada Februari lalu.

Terbaru, ular kobra berukuran 1 meter telah memasuki cafe salah seorang warga di Kampung Tanda Hulu, Kelurahan Daik pada 1 Maret.

Baca juga: Timpora Sosialisasi Permohonan Pencegahan Dalam Keadaan Mendesak di Batam

Baca juga: Korban Pembunuhan Dibawa ke RS Bhayangkara, Pelaku Menyerahkan Diri

Petugas mencari keberadaan ular tersebut yang bersembunyi di bawah lantai papan, sehingga Petugas harus mengangkat lantai dan membongkar lantai papan tersebut.

Lima kasus temuan ular ini berhasil ditangani Damkar Lingga, dengan keahlian yang dimiliki tanpa menimbulkan korban.

Sebelumnya, Komandan Pleton (Danton) Damkar Lingga unik Daik, Novi Sarizal mengungkapkan kasus temuan ular yang masuk di pemukiman warga memang meningkat di tahun 2023 dibanding 2022.

Sedikitnya ada 47 kasus ular yang dievakuasi Damkar Lingga, dengan didominasi kebanyakan jenis ular kobra.

"Paling banyak jenis kobra sampai 18 kasus," ungkapnya kepada TRIBUNBATAM.id belum lama ini.

Ia mengimbau kepada masyarakat, untuk senantiasa menjaga dan merawat lingkungan tempat tinggalnya masing-masing.

Apalagi yang memiliki semak belukar karena dikhawatirkan bisa menjadi rumah bagi binatang buas seperti ular dan lain-lain.

Danton Damkar Lingga unit Daik ini juga menyampaikan, kepada warga yang membutuhkan bantuan penanganan animal rescue, dapat menghubungi unit Damkar wilayah Daik Lingga.

"Selain menangani kebakaran, Damkar unit Daik maupun Damkar unit Dabo Singkep juga menangani animal rescue seperti penanganan sarang tawon, serta penanganan reptil," tambahnya. (TribunBatam.id/Febriyuanda)

Baca berita lainnya di Google News

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved