Jumat, 10 April 2026

Perang Iran vs Israel

Dewan Perang Israel Serukan Serangan Balik Iran, Perang Dunia III Di Ambang Pintu?

Israel mempertimbangkan serangan balasan ke Iran, mungkinkah Perang Dunia III tidak dapat dihindarkan, Amerika Serikat minta Israel tidak serang balik

Twitter-X/Twitter-X
PERANG -Pengawal Revolusi Iran Meluncurkan Drone Kamikaze dan Rudal Balistik, menunjukkan ledakan menerangi langit di Hebron dan Tel Aviv selama serangan Iran terhadap Israel. Minggu (14/4/2024). Pengawal Revolusi Iran mengkonfirmasi bahwa serangan pesawat tak berawak dan rudal sedang dilakukan terhadap Israel, sebagai pembalasan atas serangan pesawat tak berawak yang mematikan pada tanggal 1 April di konsulatnya di Damaskus. (Twitter-X / HO) 

TRIBUNBATAM.id - Perang Dunia III diambang pintu.  Rapat Dewan Perang Israel ini digelar Senin (15/4/2024) setelah sejumlah menteri kabinet koalisi di pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mendesak agar Israel segera membalas serangan Iran tersebut.

Desakan serangan balasan ini terjadi saat Amerika Serikat (AS) meminta Netanyahu untuk menurunkan eskalasi dengan tidak membalas serangan Iran.

Hasil rapat sementara dilaporkan, Dewan Perang Israel mendesak tentara IDF melakukan serangan balik segera ke Iran.

Meski begitu, belum ada pernyataan resmi yang dikeluarkan pihak pemerintah Israel mengenai pertemuan hari Senin (15/4/2024) tersebut.

Pun, sejumlah media Israel mengatakan kalau Dewan Perang akan mengadakan pertemuan lagi hari ini, Selasa (16/4/2024), untuk terus mengkaji opsi-opsi pembalasan atas serangan Iran.

Niat serangan balasan Israel ke Iran ini dikhawatirkan akan memicu pecahnya perang besar di kawasan yang akan menyeret negara-negara di dunia ke dalam konflik, alias pecah perang dunia III.

AS, dan negara Barat, jelas tidak menginginkan pecahnya perang ini. Namun upaya Biden mencegah Israel membalas Israel dikhawatirkan akan sia-sia.

Selain AS, negara-negara lain termasuk Turki, dilaporkan juga sudah mendesak Iran untuk menurunkan eskalasi.

Namun Iran secara tegas mengatakan kalau perimbangan sekarang sudah berubah, Teheran akan membalas langsung serangan yang datang ke negaranya.

Hal yang lebih mengkhawatirkan, muncul analisis kalau eskalasi terus berlanjut, tidak menutup kemungkinan kalau ada pelibatan dan penggunaan hulu nuklir dari kedua kubu.

Terlebih, Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir Abdollahian mengatakan kalau Teheran tidak berharap eskalasi tersebut.

Namun jika Israel melakukan tindakan baru, responsnya akan “lebih cepat dan lebih kuat.”

Konflik Iran dan Israel sejatinya sudah lama terjadi, namun masih berupa serangan secara tidak langsung terhadap kepentingan dua negara.

Tetapi eskalasi berubah saat Israel memutuskan untuk menyerang konsulat Iran di Damaskus, Suriah yang menewaskan sejumlah tokoh militer penting dari Pasukan Quds, Korps Garda Revolusi Iran.

Israel disebut-sebut menyerang guna melenyapkan sejumlah tokoh yang dianggap sebagai motor gerakan milisi perlawanan lintas-teritorial yang selama Perang Gaza ini intenas merongrong wilayah mereka untuk menentang agresi miiter Israel di Gaza.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved