RUMAH ROBOH DI BINTAN
Cuaca Ekstrem di Bintan Rusak Rumah Lansia, Nenek Rosnah Terpaksa Mengungsi
Cuaca ekstrem di Bintan terpaksa membuat lansia 77 tahun bernama Rosnah mengungsi. Rumah yang ia tempati seorang diri rusak dihantam angin dan ombak.
Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Septyan Mulia Rohman
TRIBUNBATAM.id, BINTAN - Rumah yang ditempati Rosnah, seorang lansia di Bintan kini tak bisa ditempati lagi.
Cuaca ekstrem di Bintan berupa angin kencang disertai ombak besar merusak rumah wanita berumur 77 tahun itu, Selasa (16/4).
Rosnah sudah cemas dengan kondisi cuaca di pesisir Bintan yang tidak bersahabat itu.
Kepala Dusun Desa Teluk Sasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Wahyudi mengungkap jika sebelum kejadian, Rosnah sudah mengungsi lebih dulu ke rumah anaknya.
"Pemilik rumah, Ibu Rosnah saat itu sudah tak tenang, sehingga memutuskan keluar dari rumahnya itu," kata Wahyudi.
Camat Seri Kuala Lobam (SKL), Nona Yani mengatakan, pihaknya telah menerima laporan atas peristiwa rumah roboh di Bintan akibat cuaca ekstrem itu.
“Ibu Rosnah selama ini memang tinggal sendiri. Kami sedang mendata korban untuk dilaporkan ke Pemkab Bintan," katanya.
Ia memastikan dampak cuaca ekstrem di Bintan itu tak memakan korban jiwa.
Hanya saja, kerugian ditaksir mencapai puluhan juta Rupiah.
"Kami berupaya semaksimal mungkin untuk membantu korban," ucap Nona.
Nona mengimbau kepada seluruh masyarakat di Kecamatan Seri Kuala Lobam agar tetap waspada.
Baca juga: Cuaca Ekstrem di Bintan Rusak Rumah Nenek Zamani di Desa Pengujan
"Saat ini cuaca sedang tidak baik. Jika angin kencang sebaiknya mengungsi ke tempat yang dianggap aman terlebih dahulu," ajaknya. (TRIBUNBATAM.id/Ronnye Lodo Laleng)
Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News
| Rumah Panggung Melayu Ditempati Sejak 1960 di Lingga Rusak Dihantam Puting Beliung |
|
|---|
| Kesaksian Pilu Ayah Korban Kecelakaan Maut di Barelang: Dia Minta Dicium Sebelum pergi |
|
|---|
| Komisi II DPRD Kepri Minta PDAM Tirta Kepri Teliti Verifikasi Lonjakan Tagihan Air di Tanjungpinang |
|
|---|
| Musrenbang RKPD 2027 Jadi Rumusan Pembangunan dan Penguatan Ekonomi Masa Depan di Kepri |
|
|---|
| CEO di Bulukumba Dikhianati Karyawannya, Dua Kali Menikah Dua Kali Suaminya Direbut |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Dampak-cuaca-ekstrem-di-Bintan-pertengahan-April-2024.jpg)