Perang Israel vs Iran

Rudal Israel Hantam Iran, Ledakan Dekat Bandara Isfahan

Israek membalas serangan ke Iran dengan meluncurkan rudal. Ledakan terjadi di dekat Bandara Isfahan dan pangkalan ke delelapan Angkatan Udara

IRGC
LEDAKAN - Penampakan langit di Isfahan, Iran menyusul laporan ledakan. 

TRIBUNBATAM.id - Israel meluncurkan rudal ke Iran sebagai serangan balasan, Jumat (19/4/2024).

Televisi Amerika Serikat (AS), ABC News sebagaimana dikutip AlJazeera, melaporkan rudal Israel menghantam sebuah lokasi di Iran, Jumat (19/4/2024).

Sementara itu, televisi pemerintah Iran melaporkan ledakan terdengar di Isfahan.

"(Tepatnya) kota Ghahjaworstan, dekat Bandara Isfahan dan pangkalan kedelapan Angkatan Udara," lapor FARS.

Dilansir CNN, semua penerbangan menuju kota Teheran, Isfahan, dan Shiraz di bandara barat, barat laut, dan barat daya telah ditangguhkan, sesaat setelah terdengar ledakan.

Hal itu disampaikan direktur hubungan masyarakat Iran untuk sebuah perusahaan bandara.

Baca juga: Pemerintah Indonesia Akan Evaluasi Anggaran Subsidi BBM Dampak Konflik Iran vs Israel

"Penangguhan ini berlaku segera, namun penerbangan belum dibatalkan," kata dia dalam wawancara dengan Mehr TV.

Diketahui, Israel sendiri telah berjanji untuk merespons serangan Iran pada Sabtu (13/4/2024) dan Minggu (14/4/2024) lalu.

Tampaknya janji itu telah ditepati meski sekutu Israel, AS dan beberapa negara di Eropa, meminta Israel untuk tidak menanggapi serangan Iran.

Para pejabat intelijen AS mengatakan Israel telah menyerang Iran secara langsung dan ini merupakan eskalasi besar.

Beberapa drone ditembak jatuh di sekitar pangkalan udara Isfahan, tempat serangan dilaporkan terjadi, klaim IRGC.

Sumber lokal menyatakan bahwa ledakan terjadi di dekat pangkalan angkatan udara, menurut kantor berita Fars, meskipun pihak berwenang belum mengklarifikasi penyebabnya.

“Penyebab suara-suara ini masih belum diketahui, dan penyelidikan terus dilakukan hingga rincian pasti dari insiden tersebut ditentukan,” kata kantor berita Fars.

AFP melaporkan, pejabat Gedung Putih dan Pentagon diketahui sedang memantau situasi dengan cermat ketika laporan muncul pada Kamis malam.

Tidak ada konfirmasi resmi mengenai serangan tersebut yang dirilis baik oleh Israel, Iran, atau AS.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved