BUAYA DI KARIMUN VIRAL DI MEDSOS
Buaya di Karimun Sempat Viral di Medsos, Petugas Temukan Bekas Luka
Petugas mengungkap kondisi buaya di Karimun yang sempat viral di medsos serta berhasil mereka amankan Senin (22/4) malam.
TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Petugas Damkar dan BPBD Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) berhasil menangkap buaya yang sempat viral di medsos.
Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan BPBD Kabupaten Karimun, Hendra Hidayat mengatakan penangkapan buaya muara ini setelah adanya laporan warga Senin (22/4) sekira pukul 22.21 WIB. .
Setelah mendapatkan laporan dari warga kami langsung menuju ke TKP yang sudah masuk ke permukiman masyarakat di Guntung Punak.
Hendra menambahkan, evakuasi buaya muara yang masuk ke permukinan warga menjadi kali pertama terjadi di Kabupaten Karimun.
"Ini menjadi sejarah, pertama kali buaya muncul di permukiman penduduk dengan berukuran besar. Saat ini sudah kami amankan di kantor BPBD," ujarnya.
Bahkan, proses evakuasi buaya betina berukuran besar lebih dari tiga meter itu dilakukan petugas selama satu jam lamanya.
Selain itu, Hendra menyebut buaya muara itu kemungkinan sedang mencari makan saat air laut pasang hingga mendekati ke permukiman warga Guntung Punak, Kelurahan Darussalam.
"Memang dari habitat aslinya itu sekitar dua kilometer dari laut. Dugaannya buaya ini dari laut. Kemungkinan besar mencari makan naik ke darat dan akan kembali saat air sudah surut," ujarnya.
"Karena tidak pernah buaya ini sampai ke darat. Ini hanya kemungkinan besarnya saja, karna ini juga pertama kalinya," timpanya.
Setelah di evakuasi, buaya muara ini juga telah dilakukan pemeriksaan oleh Dokter Hewan Dinas Pangan dan Pertanian.
"Di tubuh buaya ini memang terdapat tiga luka bagian ekor, kaki dan tubuh bagian atas yang dilakukan oleh warga yang kemungkinan karna saat itu panik," ujarnya.
Baca juga: Buaya Viral di Karimun Bikin Heboh Guntung Punak Akan Diserahkan ke BKSDA Batam
"Tadi sudah dilakukan pemeriksaan oleh dokter hewan, sudah dikasih cairan bagian tubuh yang luka," timpanya.
Rencananya, pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Batam akan menjemput untuk dibawa ke penangkaran di Kota Batam.
"Besok orang BKSDA mau datang jemput dan langsung di bawa ke Pulau Bulan Batam, melalui kapal laut," ujarnya. (TRIBUNBATAM.id/Yeni Hartati)
Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Penampakan-buaya-di-Karimun-sempat-viral-di-medsos.jpg)