Breaking News
Minggu, 19 April 2026

BATAM TERKINI

Sempat Diliburkan Karena Keributan, Proses Belajar SDS Yos Sudarso III Kembali Normal

Marianus Sihotang, Kepala SD Yos Sudarso III sekaligus korban penyerangan mengatakan bahwa hari ini merupakan hari pertama pasca penyerangan.

|
Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Eko Setiawan
Tribunbatam.id/Ucik Suwaibah
KONFLIK YOS SODARSO - Aktivitas belajar mengajar di SDS Yos Sudarso, Senin (29/4/2024) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Sekolah Dasar Yos Sudarso III Batuaji, Tanjunguncang, Kota Batam, kembali melaksanakan aktivitas belajar mengajar dengan normal.

Hal itu terlihat pada Senin, (29/4/2024) pagi saat siswa siswi dari SD tersebut kembali bersekolah seperti biasa, setelah sebelumnya sekolah diliburkan sementara sebab adanya penyerangan dari masa ke sekolah beberapa waktu lalu yang menyebabkan anak-anak mengalami trauma.

Marianus Sihotang, Kepala SD Yos Sudarso III sekaligus korban penyerangan mengatakan bahwa hari ini merupakan hari pertama pasca penyerangan.

Baca juga: BREAKING NEWS, Kepala Sekolah SDS Yos Sudarso Batam Dipukul Warga Karena Masalah Listrik

"Untuk pembelajaran pada hari ini dengan penyampaian materi traumatik. Tadi memang masih ada anak-anak yang datang ke sekolah merasa was-was. Tapi kita beri penjelasan pelan-pelan bahwa situasi sudah aman dengan materi mengatasi trauma," ujar Marianus, Senin (29/4/2024).

Ia menuturkan proses belajar mengajar dilanjutkan dengan semestinya, mengingat anak-anak kelas VI akan melakukan ujian praktek.

"Situasi sudah aman terkendali juga dibawah pengawasan personel Polsek Batuaji," kata Marianus.

Baca juga: SDS Yos Sudarso III Batam Liburkan Siswa Usai Warga Datangi Sekolah: Ada yang Trauma

Dia juga menjelaskan pada hari pertama, SD Yos Sudarso III mendapat pengawasan dari Dinas Pendidikan Kota Batam agar tak ada lagi gangguan keamanan lagi.

Anggota DPRD Batam Dominggus Rega Woge berharap proses hukum berjalan maksimal.

"Kami mengutuk keras tindakan anarkis dan kriminal yang terjadi di sekolah kami, terhadap anak anak didik kami, guru, dan kepala sekolah," ujarnya saat dijumpai di Batuaji.

Ia berharap aparat penegak hukum untuk segera menangkap pelaku, dirinya juga mendesak agar aparat penegak hukum untuk menyelesaikan masalah ini seadil-adilnya dan diselesaikan secara tuntas. (Tribunbatam.id/Ucik Suwaibah)

Baca berita lainnya di Google News 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved