KARIMUN TERKINI

BUP Karimun Kepri Gandeng BPBD Gelar Simulasi Antisipasi Kebakaran

Direktur BUP Kabupaten Karimun Yuwono mengatakan, pemberian edukasi penanggulangan bencana kebakaran ini bertujuan sebagai langkah antisipasi terjadin

Penulis: Yeni Hartati | Editor: Eko Setiawan
TRIBUNBATAM.id/Yeni Hartati
BUP Karimun gelar edukasi penanggulangan kebakaran ke pegawai dengan melibatkan BPBD Kabupaten Karimun, Jumat (3/5/2023). 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Badan Usaha Kepelabuhanan (BUP) Kabupaten Karimun menggelar edukasi penanggulangan kebakaran sebagai antisipasi kejadian yang tidak diinginkan.

Edukasi penanggulangan kebakaran itu dengan melibatkan BPBD Kabupaten Karimun kepada para pegawai, di halaman pelabuhan Sri Tanjung Gelam, Jumat (3/5/2024).

Direktur BUP Kabupaten Karimun Yuwono mengatakan, pemberian edukasi penanggulangan bencana kebakaran ini bertujuan sebagai langkah antisipasi terjadinya kebakaran di kawasan pelabuhan.

"Pelabuhan sangat beresiko adanya kebakaran, sehingga pemberian edukasi seperti ini memang dibutuhkan," ujar Yuwono. 

Baca juga: Daftar 30 Nama Anggota DPRD Karimun Kepri Periode 2024-2029 Hasil Pemilu 2024

"Ini awal jadi hanya diikuti oleh pegawai. Kedepannya kami akan berikan untuk unsur-unsur lainnya di pelabuhan, kantin serta pengelola pelabuhan dibawah naungan BUP Karimun," timpanya.

Menurutnya, dengan adanya edukasi penanggulangan kebakaran ini para karyawan maupun pengelola pelabuhan bisa mengantisipasi jika terjadinya kebakaran di kawasan pelabuhan.

"Jadi misalnya terjadi kebakaran di kawasan pelabuhan, karyawan bisa mengambil langkah awal, sebelum pemadam kebakaran tiba di lokasi," ujarnya.

Baca juga: Cegah Kebakaran di Karimun, Sekda Minta Warga Tak Bakar Sampah Sembarangan

Sementara, Kabid Kebakaran Damkar dan Penyelamatan BPBD Karimun Hendra Hidayat menambahkan materi edukasi penanggulangan kebakaran ini dengan pengenalan dan pelatihan menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

"Kami berikan pengenalan dan pelatihan kepada para karyawan disini tentang cara memadamkan api dengan menggunakan APAR," ujar Hendra.

"Kemudian para karyawan disini merupakan orang pertama yang akan melakukan pencegahan awal, sehingga mereka harus paham," timpanya.

Melalui edukasi ini, Hendra berharap melalui pengenalan dan pelatihan ini, para karyawan BUP bisa memahami cara penanganan yang tepat untuk memadamkan api.

"Jadi tidak sembarangan, karena tidak semuanya bisa dipadamkan dengan air. Dalam penanganannya berbeda," ujarnya.

"Misalnya kebakaran yang disebabkan oleh aliran listrik, itu tidak bisa dengan air, harus menggunakan APAR," jelasnya. (TRIBUNBATAM.id / Yeni Hartati)

Baca berita lainnya di Google News

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved