BATAM TERKINI
Inflasi Batam April 2024, Jefridin Sebut Lebih Rendah dari Bulan Sebelumnya
Dari data BPS, Ketua TPID Batam Jefridin sebut inflasi Batam secara bulanan pada April 2024 0,09 persen, lebih rendah dibanding Maret
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam mencatat inflasi bulanan sebesar 0,09 persen pada April 2024, menandai angka terendah dibandingkan dengan bulan Maret yang mencapai 0,45 persen.
Inflasi diukur berdasarkan metode month on month (MoM), yang mengindikasikan perubahan harga dari bulan ke bulan.
"Inflasi Kota Batam pada April 2024 lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya, yang mencerminkan stabilitas harga di pasar," ujar Jefridin, Ketua Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Batam, Selasa (7/5/2024).
Sementara itu, inflasi Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) secara keseluruhan tercatat sebesar 0,06 persen pada April 2024, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) naik dari 105,94 pada Maret menjadi 106,00.
Baca juga: Inflasi di Kepri pada April 2024 Capai 3,04 Persen, Komoditas Ini Penyebabnya
Data BPS menunjukkan kenaikan IHK dari 102,88 pada April 2023 menjadi 106,22 pada April 2024, menandakan inflasi year on year (YoY) sebesar 3,25 persen.
Jefridin menambahkan, inflasi tahunan di Batam mencapai 3,25 persen YoY, sedangkan inflasi tahun kalender atau year to date (YtD) di Batam adalah 0,83 persen, dan di Kepri adalah 0,81 persen.
Peningkatan harga terutama terjadi pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau, yang memberikan kontribusi terbesar pada inflasi dengan kenaikan sebesar 5,53 persen.
Selain itu, sepuluh indeks kelompok pengeluaran lain juga mengalami kenaikan, termasuk kelompok pakaian dan alas kaki (4,58 persen), kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga (1,14 persen), serta kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya (5,91 persen).
Untuk memperkuat pemahaman tentang dinamika inflasi di Batam, data tambahan dari BPS Provinsi Kepri menunjukkan bahwa inflasi year on year (y-on-y) di provinsi ini sebesar 3,04 persen dengan IHK sebesar 106,00 pada April 2024.
Baca juga: Kenaikan Beras, Tarif Angkutan Udara dan Tarif Parkir Picu Inflasi di Kota Batam
Inflasi tertinggi terjadi di Kota Batam dengan 3,25 persen, sementara Kabupaten Karimun mencatat inflasi terendah sebesar 2,06 persen.
Dengan data ini, dapat disimpulkan bahwa Kota Batam mengalami inflasi yang relatif stabil dengan tingkat yang terkendali, meskipun terdapat peningkatan harga pada beberapa kelompok pengeluaran. Kondisi ini mencerminkan upaya pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi dan menjaga daya beli masyarakat. (TRIBUNBATAM.id/Aminuddin)
Baca berita lainnya di Google News
| Karambit Jadi Senjata Penusukan di Nagoya Batam, Korban Jalani Belasan Jahitan |
|
|---|
| Alasan Orang Tua Sakit Lalu Gadaikan Mobil Rental, Ternyata Caroline Butuh Uang Untuk Foya-foya |
|
|---|
| Demi Judi Online, Pria Ini Gasak Motor Tetangga, Berharap Untung Ternyata Buntung |
|
|---|
| Harga LPG Non-Subsidi Naik di Batam, Tabung 12 Kg Tembus Rp243 Ribu, Gas Melon Aman |
|
|---|
| Begal Sadis Menangis Saat Dikeroyok Warga di Batam, Ternyata Pelaku Seorang Residivis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/17052024Ketua-TPID-Batam.jpg)