BATAM TERKINI
74 Ribu Orang di Kepri Menganggur
Tingkat pengangguran terbuka di Kepri per Februari 6,94 persen jadi tertinggi nomor 2 secara nasional. Sementara mayoritas bekerja adalah karyawan
Berdasarkan hasil Sakernas Februari 2024, tiga lapangan usaha yang menyerap tenaga kerja paling banyak adalah :
- Industri Pengolahan yaitu sebesar 21,73 persen;
- Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib; Jasa Pendidikan; Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial sebesar 17,78 persen;
- Perdagangan Besar Dan Eceran; Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor sebesar 15,94 persen
Dibandingkan Februari 2023, enam lapangan usaha mengalami peningkatan persentase penyerapan tenaga kerja, tiga lapangan usaha yang mengalami peningkatan terbesar adalah
Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib; Jasa Pendidikan; Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial (3,86 persen poin); Pertanian, Kehutanan dan Perikanan (2,18
persen poin); serta Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum (1,53 persen poin).
Sementara itu, empat lapangan usaha mengalami penurunan persentase penyerapan tenaga kerja, dengan penurunan terbesar pada Industri Pengolahan (5,69 persen poin).
Penduduk Bekerja Menurut Status Pekerjaan
Pada Februari 2024, penduduk bekerja paling banyak berstatus buruh/karyawan/pegawai, yaitu sebesar 63,38 persen, sementara yang paling sedikit berstatus berusaha dibantu buruh tetap dan dibayar, yaitu sebesar 3,42 persen.
Dibandingkan Februari 2023, terjadi kenaikan persentase penduduk bekerja pada empat status pekerjaan yaitu pekerja bebas sebesar 2,55 persen poin; berusaha sendiri sebesar 1,11 persen poin; pekerja keluarga/tidak dibayar sebesar 0,71 persen poin, dan berusaha dibantu buruh tidak tetap/pekerja keluarga/tidak dibayar sebesar 0,46 persen poin.
Sementara itu, dua status pekerjaan yang lain mengalami penurunan yaitu buruh/karyawan/pegawai dan berusaha dibantu buruh tetap dan dibayar.
Berdasarkan status pekerjaan, penduduk bekerja dapat dikategorikan menjadi kegiatan formal dan informal.
Penduduk yang bekerja di kegiatan formal mencakup mereka dengan status berusaha dibantu buruh tetap dan dibayar serta buruh/karyawan/pegawai.
Sedangkan sisanya dikategorikan sebagai kegiatan informal (berusaha sendiri, berusaha dibantu buruh tidak tetap/pekerja keluarga/tidak dibayar, pekerja bebas, dan pekerja keluarga/tidak dibayar).
Pada Februari 2024, penduduk yang bekerja pada kegiatan formal sebanyak 670,27 ribu orang (66,80 persen).
Sedangkan yang bekerja pada kegiatan informal sebanyak 333,12 ribu orang (33,20 persen).
Dibandingkan Februari 2023, persentase penduduk bekerja pada kegiatan informal mengalami kenaikan sebesar 4,84 persen poin.(*)
| Penagkapan Kurir Narkoba di Batam, Pelaku Bawa Ekstasi dan Ditangkap saat Keluar SPBU |
|
|---|
| Belum Penuhi Syarat Perizinan, Proses Lelang MT Arman 114 Ditahan Sementara |
|
|---|
| Remaja Pria di Batam Jadi Tersangka Kasus Pencabulan Setelah Berbuat Asusila ke Anak 6 Tahun |
|
|---|
| Hampir Tiga Jam Berkobar Api Kebakaran di Pusat Kukiner Pasar Mega Legenda Padam |
|
|---|
| Menikmati Iftar Bernuansa Tradisi, Berkesempatan Meraih Perjalanan Umrah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/01052024buruh-di-Batam1.jpg)