Jumat, 17 April 2026

BATAM TERKINI

Imigrasi Batam Tanggapi Kabar Ratusan TKA China Kerja Tanpa Dokumen di Industri Kabil

Imigrasi Batam sikapi kabar ratusan TKA asal China kerja di kawasan industri Kabil tanpa dokumen resmi. Dari hasil pemeriksaan, tak ada pelanggaran

Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Dewi Haryati
Tribunbatam.id/Istimewa
BERI TANGGAPAN - Foto Kabid Informasi Keimigrasian dan Komunikasi Keimigrasian Batam Kharisma Rukmana. Pihak imigrasi tanggapi kabar adanya ratusan Tenaga Kerja Asing (TKA) bekerja di kawasan Industri Kabil tanpa dokumen tenaga kerja 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Beredar informasi ratusan Tenaga Kerja Asing (TKA) bekerja di kawasan Industri Kabil di kawasan Nongsa, Kota Batam.

TKA asal China itu disebut-sebut tak memiliki dokumen tenaga kerja. Mereka tersebar di beberapa perusahaan industri Kabil.

Menyikapi hal tersebut, Kantor Imigrasi Batam pun akhirnya buka suara. Kabid Teknologi dan Informasi Kantor Imigrasi Batam, Kharisma Rukmana mengatakan, pihaknya telah turun mengecek langsung kawasan industri itu.

“Iya, terkait informasi dugaan kurang dari 100 TKA China bekerja di PT KIDE menggunakan visa wisata, kami Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam telah mendatangi lokasi,” ujar Kharisma, Jumat (17/5/2024).

Baca juga: Disnaker Kepri Tahun Ini Turunkan Target Retribusi Penggunaan TKA

Berdasarkan hasil penelusuran dan pengawasan keimigrasian tersebut, pihaknya tidak menemukan penyalahgunaan dokumen keimigrasian dan izin tinggal oleh TKA yang bekerja di sana.

Ia menyampaikan, Timpora dari Imigrasi Batam telah melakukan pemantauan pengawasan keimigrasian yang dilakukan sejak tanggak 15 sampai 20 Mei 2024.

Timpora juga telah bertemu dengan pihak penjamin dari PT Nusa Solar Indonesia.

“Pengawasan ini dilakukan setelah dilakukan penelusuran kesisteman dan tindak lanjut dari informasi pengaduan masyarakat perihal aktivitas TKA di lingkungan kerja tersebut,” katanya.

Baca juga: 2.400 TKA di Kepri Sumbang Retribusi Rp 1,4 Miliar, Menurun Dibanding Tahun Lalu

Adapun hasil pengawasan keimigrasian di lokasi, terdapat 86 WNA Tiongkok dengan 68 pemegang ITAS dan 18 pemegang ITK.

Sementara itu untuk PT KIDE Internasional Indonesia, terdapat 9 WNA Tiongkok pemegang ITAS. (TRIBUNBATAM.id/bereslumbantobing)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved