BATAM TERKINI
Imigrasi Batam Tanggapi Kabar Ratusan TKA China Kerja Tanpa Dokumen di Industri Kabil
Imigrasi Batam sikapi kabar ratusan TKA asal China kerja di kawasan industri Kabil tanpa dokumen resmi. Dari hasil pemeriksaan, tak ada pelanggaran
Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Dewi Haryati
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Beredar informasi ratusan Tenaga Kerja Asing (TKA) bekerja di kawasan Industri Kabil di kawasan Nongsa, Kota Batam.
TKA asal China itu disebut-sebut tak memiliki dokumen tenaga kerja. Mereka tersebar di beberapa perusahaan industri Kabil.
Menyikapi hal tersebut, Kantor Imigrasi Batam pun akhirnya buka suara. Kabid Teknologi dan Informasi Kantor Imigrasi Batam, Kharisma Rukmana mengatakan, pihaknya telah turun mengecek langsung kawasan industri itu.
“Iya, terkait informasi dugaan kurang dari 100 TKA China bekerja di PT KIDE menggunakan visa wisata, kami Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam telah mendatangi lokasi,” ujar Kharisma, Jumat (17/5/2024).
Baca juga: Disnaker Kepri Tahun Ini Turunkan Target Retribusi Penggunaan TKA
Berdasarkan hasil penelusuran dan pengawasan keimigrasian tersebut, pihaknya tidak menemukan penyalahgunaan dokumen keimigrasian dan izin tinggal oleh TKA yang bekerja di sana.
Ia menyampaikan, Timpora dari Imigrasi Batam telah melakukan pemantauan pengawasan keimigrasian yang dilakukan sejak tanggak 15 sampai 20 Mei 2024.
Timpora juga telah bertemu dengan pihak penjamin dari PT Nusa Solar Indonesia.
“Pengawasan ini dilakukan setelah dilakukan penelusuran kesisteman dan tindak lanjut dari informasi pengaduan masyarakat perihal aktivitas TKA di lingkungan kerja tersebut,” katanya.
Baca juga: 2.400 TKA di Kepri Sumbang Retribusi Rp 1,4 Miliar, Menurun Dibanding Tahun Lalu
Adapun hasil pengawasan keimigrasian di lokasi, terdapat 86 WNA Tiongkok dengan 68 pemegang ITAS dan 18 pemegang ITK.
Sementara itu untuk PT KIDE Internasional Indonesia, terdapat 9 WNA Tiongkok pemegang ITAS. (TRIBUNBATAM.id/bereslumbantobing)
Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News
| Dirlantas Polda Kepri Ingatkan Siswa, Keselamatan Bukan Sekadar Aturan |
|
|---|
| 19 Pelaku Pencurian Fasilitas Umum Ditangkap, Polisi Sasar Penampung Besi-besi Curian |
|
|---|
| Pantai Cipta Land Batam Tak Aman Bagi Pengunjung, Dua Remaja Jadi Korban Kejahatan |
|
|---|
| Dua Anak PMI yang Masih Balita Dideportasi Dari Malaysia, Sementara Orangtuanya Jalani Hukuman |
|
|---|
| CCTV Jadi Bukti, Pacar Korban Tak Terlibat Kasus Kematian di Batuaji |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/WhatsApp-Image-2024-05-14-at-084517.jpg)