BINTAN TERKINI

Buaya Raksasa Muncul di Sungai Toapaya Bintan, Warga dan Nelayan Diminta Tetap Waspada

Terbaru,  seorang warga Toapaya bernama Haris (44) melihat buaya lalu lalang di sungai dekat Ketenteng Batu 16 Bintan.

Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Eko Setiawan
TRIBUNBATAM.id/ISTIMEWA
Ilustrasi Buaya 

TRIBUN BATAM.id,  BINTAN - Pemancing di sungai Toapaya Bintan, Kepulauan Riau nampaknya harus tetap waspada.

Hal itu menyusul penampakan seekor buaya raksasa di sungai jalan Lintas Barat, Bintan. 

Terbaru,  seorang warga Toapaya bernama Haris (44) melihat buaya lalu lalang di sungai dekat Ketenteng Batu 16 Bintan.

Menurutnya, buaya itu cukup besar panjangnya 1,5 meter. 

Penampakan buaya itu terjadi pada, Sabtu (15/6/2024) sore.

Saat itu, Haris melihat reptil itu wara wiri di sungai tersebut.

"Saya lihat kepala dan badan buaya itu, pokoknya besar dan warna hitam," kata Haris, Minggu  (16/6/2024).

Dia mengakui,  ini bukan kali pertama dirinya melihat buaya tersebut.

"Sudah sering kali saya lihat. Buaya di sungai ini memang banyak, lebih dari dua ekor," ucapnya. 

Haris mengakui,  hadirnya buaya itu tentu membuat masyarakat resah, apalagi pada tahun April 2022 yang lalu, seorang anak bernama Rina (12) pernah jadi korban keganasan buaya. 

"Lokasinya tidak jauh dari sini, sama-sama di Batu 16 Bintan" ujarnya.

Baca juga: Buaya di Lingga Terperangkap Jaring Buat Geger Warga Kampung Gelam Darat

Haris menceritakan buaya itu, sering menghantui dirinya saat sedang memancing di sungai itu.

Diapun meminta kepada warga agar tetap waspada.  Hindari memancing di sungai Km 16 Toapaya ini.

"Agar tidak terjadi hal-hal lain, mending jangan mancing atau beraktivitas di area sungai ini," katanya.

Sementara itu, Camat Toapaya, Ivan Golar Riady saat dikonfirmasi mengaku bahwa di sungai itu memang sarangnya buaya. 

"Beberapa kali saya juga lihat saat nongkrong di area tersebut, " kata Ivan.

Dia mengakui,  hampir rata -rata warga setempat sudah tahu. Dan pihaknya juga sudah memasang himbauan peringatan keras di area tersebut. 

Baca juga: BKSDA Batam Evakuasi Buaya yang Viral di Karimun ke Penangkaran Pulau Bulan

"Bagi warga Bintan jangan coba -coba mancing gunakan sampan kecil di area tersebut. Bahaya," ajak Ivan.

Berdasarkan pantauan Tribun Batam.id,  sungai tersebut jarang dilintasi oleh kapal kecil maupun besar. 

Nelayan atau pun warga tak kelihatan beraktivitas di sekitar area tersebut. 

Lokasi itu dekat Kelenteng Batu 16, Toapaya,  Kabupaten Bintan. 

Ada kedai kopi berada di bagian atas dan berbatasan langsung dengan sungai ini. 

Kondisi sungai itu cukup tenang,  dan di kelilingi pohon mangrove yang besar dan rindang.

Kondisi sungai tergolong dalam, dan bersih dari kotoran seperti plastik dan sampah lainnya. 

Sungai itu tidak mengalir, dan hanya tergenang saja.

Sesekali sungai itu pasang dan surut, tergantung cuaca.

Airnya tampak sesekali keruh saat dilintasi kapal dan berwarna sedikit hijau,  sehingga buaya yang melintas tidak bisa di lihat dengan jelas. (TRIBUNBATAM.id/ Ronnye Lodo Laleng).

Baca berita Tribunbatam.id lainnya di Google News

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved