BATAM TERKINI

Dinsos Batam Kerahkan Tim Reaksi Cepat 24 Jam Atasi Manusia Silver dan PMKS Lain

Dinsos Batam ungkap 'jurus' mengatasi manusia silver dan PMKS lain yang kembali banyak ditemukan di sejumlah jalan.

TribunBatam.id/Bereslumbantobing
MANUSIA SILVER - Potret manusia silver di lampu merah Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Sabtu (22/6/2024). Dinsos Batam menyebut telah membentuk Tim Reaksi Cepat (TRC) 24 jam untuk menangani manusia silver dan sejumlah PMKS lainnya. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Dinas Sosial atau Dinsos Batam mengklaim sudah ada Tim Reaksi Cepat alias TRC untuk menangani manusia silver yang kembali banyak berseliweran di jalan, termasuk Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) lainnya.

Tim Reaksi Cepat ini menurut Kepala Dinsos Batam, Leo Putra bekerja 24 jam.

Mereka nantinya menindaklanjuti setiap informasi masyarakat, termasuk yang mereka temukan di lapangan.

"Baik laporan maupun infirmasi di media sosial, tim ini yang bakal bergerak," ucapnya, Sabtu (22/6/2024).

Sedikitnya terdapat 26 personel yang terdapat dalam tim reaksi cepat ini.

Dinsos Batam juga menyiapkan call centre untuk memudahkan masyarakat melapor terkait PMKS.

Leo menyebutkan, semua masalah sosial hasil penjangkauan dinsos akan diarahkan ke UPT Nilam Suri ini.

Mereka nantinya akan dibina oleh tenaga ahli pekerja sosial.

Termasuk juga ada psikolog yang bertugas untuk mengasesmen apa yang sebenarnya akar permasalahan mereka turun ke jalan.

Dari hasil assessment inilah akan dicari solusinya.

Jika karena masalah keluarga mereka turun ke jalan, maka akan dikembalikan ke keluarga.

Tapi jika mereka tak memiliki siapa lagi di Batam, maka akan dikembalikan ke daerah asalnya. Termasuk juga bagi yang sudah lanjut usia dan sudah tidak memiliki keluarga lagi di Batam maka dibawa ke panti jompo.

Baca juga: Marak Manusia Silver Anak di Bawah Umur di Batam, Pihak Dinsos Berikan Penjelasan

"Jadi ini yang kita lakukan sehingga ke depan mereka tak lagi kembali ke jalan," tuturnya.

Selanjutnya bagi anak-anak yang terlantar dan tak punya keluarga lagi, maka diarahkan ke panti asuhan.

Unit Pelaksana Teknis (UPT) ini yang selama ini yang menggodok setiap hasil penelusuran dan sekaligus mencarikan solusi bagi mereka agar tidak kembali lagi ke jalan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved