ANAMBAS TERKINI
Bazar Pangan Murah Pemkab Anambas Kepri Dapat Animo Positif, Warga Bisa Hemat Biaya
Gerakan bazar pangan murah ini dilaksanakan oleh Dinas Perikanan, Pertanian dan Pangan (DP3) Kabupaten Kepulauan Anambas.
Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak | Editor: Eko Setiawan
TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Gerakan pangan murah (GPM) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Anambas mendapat sambutan positif dari masyarakat khususnya warga Pulau Siantan, Minggu (23/6/2024).
Animo warga pengunjung yang tinggi terlihat jelas dengan ramainya kaum ibu berbondong-bondong memborong sembako pangan murah yang berlansung di kawasan Taman Bermadah, Tarempa.
Gerakan bazar pangan murah ini dilaksanakan oleh Dinas Perikanan, Pertanian dan Pangan (DP3) Kabupaten Kepulauan Anambas.
Tujuan kegiatan ini dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan sekaligus disejalankan dengan sampena hari jadi ke-16 Kabupaten Kepulauan Anambas.
Warga Tarempa Fairuz mengatakan sangat terbantu secara ekonomis dengan adanya bazar pangan murah yang ditaja Pemkab Anambas.
Baca juga: Bocah 7 Tahun di Anambas Tenggelam di Laut saat Cuaca Ekstrem Melanda Kepri
"Sedikit lebih murah harganya dengan pasar. Jelas kami warga terbantu meskipun sudah diporsikan," ucapnya.
Ia mengaku mengetahui adanya bazar bahan pangan murah ketika hendak ke pasar.
"Tadi mau ke pasar belanja, lewat disini (Taman Bermadah) liat ada ramai-ramai, rupanya ada bazar pangan," terangnya.
Fairuz merasakan sangat terbantu dengan adanya bazar murah ini karena bisa menghemat uang belanja yang diberi suaminya.
Kepala DP3 Anambas Rovaniyadi menyebutkan, adapun bahan pangan yang dijual antara lain minyak goreng merk sunco atau falma dibanderol Rp 38 ribu per 2 liter, bawang putih Rp 37 ribu per kg, bawang merah Rp 27 ribu per kg, gula pasir Rp 15 ribu per kg, telor ayam 1 papan Rp 57 ribu dan beras merk SPHP Rp 57 ribu per 5 kg.
"Kalau cabe merah ada kita jual, harganya kalau dipasar dijual Rp 100 ribu per kg kita jual lebih murah lagi yakni Rp 80 ribu per kg," sebutnya.
Rovaniyadi juga menerangkan, dapatnya penekanan harga murah komoditas pangan ini karena adanya pembebasan biaya distributor.
Baca juga: Sapi Kurban Wabup Anambas Ini Susah Banget Ditaklukkan Petugas, Bobotnya 190 Kg
"Kita cuma tanggung biaya distributor saja. Bukan subsidi harga. Biaya distributor itu ongkos kirim pangan ini dari Tanjungpinang menuju Tarempa," ungkapnya.
Ia membeberkan, untuk stok minyak goreng yang dijual ada sebanyak 180 liter, gula pasir sebanyak 100 kg, telur ayam sebanyak 100 papan, bawang merah sebanyak 20 kg, bawang putih 10 kg.
"Lalu cabe merah 20 kg dan beras 400 karung itu yang ukuran 5 kg. Kita pastikan cukup, warga dapat semua," tukasnya. (TRIBUNBATAM.id/Noven Simanjuntak)
Baca berita Tribunbatam.id lainnya di Google News
| Kabar Baik untuk Anambas, PLN Siapkan Mesin 1 MW dan 20 Titik PLTS, Warga Berharap Tak Ada Pemadaman |
|
|---|
| DPRD Anambas Setujui Rapenda Anggaran 2026 dan Ranperda Kawasan Tanpa Rokok |
|
|---|
| Dukung Pariwisata di Anambas, Personel Polsek Siantan Asah Kemampuan Bahasa Inggris |
|
|---|
| Polsek Siantan Anambas Bagikan Sembako dan Parcel untuk Warga Jelang Lebaran |
|
|---|
| Tak Hanya Jaga Keamanan, Polisi di Polsek Siantan Anambas Setia Layani Warga sebagai Sopir Jenazah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/kljaflafseoa.jpg)