Sabtu, 18 April 2026

Uang Beredar pada Mei 2024 Tumbuh 7,6 Persen, Likuiditas Perekonomian Meningkat

Perkembangan M2 pada Mei 2024 terutama dipengaruhi oleh perkembangan penyaluran kredit dan aktiva luar negeri bersih.

Tribunnews
Bank Indonesia menunjukkan, posisi M2 pada Mei 2024 tercatat sebesar Rp 8.965,9 triliun atau tumbuh sebesar 7,6 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pada bulan sebelumnya. Ilustrasi uang rupiah. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) pada Mei 2024 tumbuh lebih tinggi. 

Bank Indonesia menunjukkan, posisi M2 pada Mei 2024 tercatat sebesar Rp 8.965,9 triliun atau tumbuh sebesar 7,6 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pada bulan sebelumnya sebesar 6,9 persen (yoy). 

"Perkembangan tersebut terutama didorong oleh pertumbuhan uang beredar sempit (M1) sebesar 6,3 persen (yoy) dan uang kuasi sebesar 8,8 persen (yoy)," ujar Asisten Gubernur Bank Indonesia, Erwin Haryono.

Perkembangan M2 pada Mei 2024 terutama dipengaruhi oleh perkembangan penyaluran kredit dan aktiva luar negeri bersih.

Penyaluran kredit pada Mei 2024 tumbuh sebesar 11,4 persen (yoy), setelah tumbuh sebesar 12,3 persen (yoy) pada bulan sebelumnya. 

Baca juga: Suku Bunga Acuan Naik 6,25 Persen, BI Sebut Demi Jaga Stabilitas Nilai Tukar Rupiah

Sementara itu, aktiva luar negeri bersih tumbuh sebesar 0,6 persen (yoy), lebih baik dibandingkan bulan sebelumnya yang terkontraksi sebesar 1,1 persen (yoy).

Sedangkan, tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat tumbuh sebesar 22,7 persen (yoy), setelah tumbuh sebesar 25,8 persen (yoy) pada April 2024. (*)

(TRIBUNBATAM.id/Hening Sekar Utami)

 

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved