Jumat, 24 April 2026

BATAM TERKINI

Dua Kapal Tanker Tabrakan di Perairan Singapura, Tim Basarnas Batam Sempat Terima Laporan

Basarnas Batam sempat terima laporan tabrakan dua kapal tanker bermuatan minyak di perairan Singapura pada Jumat (19/7) waktu setempat

|
Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Dewi Haryati
dok. foto laporan MRRC yang diterima Basarnas Batam
Foto terkait insiden kapal tanker tabrakan di lepas pantai Singapura, Jumat (19/7/2024) 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Dua kapal tanker berbendera asing dikabarkan mengalami insiden tabrakan di lepas pantai Singapura-Malaysia pada Jumat (19/7/2024) waktu setempat.

Informasi laporan tabrakan dua kapal tanker bermuatan minyak itu sempat diterima pihak berwenang, otoritas tim penyelamatan Basarnas Batam.

“Iya, kami juga menerima informasi tersebut. Lokasi kejadian peristiwa di perairan Singapura dan ditangani otoritas setempat,” ujar Danpos Basarnas Batam, Dedius Sembiring saat dihubungi Sabtu (20/7/2024).

Informasi yang didapat pihaknya, MRCC Singapura menerima peringatan estafet marabahaya dari MRCC Madrid sekitar pukul 06.11 waktu setempat Singapura, 19 Juli 2024.

Baca juga: Kapal Tanker Pertamina Terbakar di Bintan Kepri, PPLP Evakuasi 16 Awak Kapal

Lokasi kejadian berada pada koordinat IS NE 01 43,4321' 104 40,6631'. Informasi itu bersifat peringatan marabahaya terkait adanya kebakaran dan ledakan.

Dalam pernyataannya, MRCC Singapura telah memulai siaran Enhanced Group Calling untuk meminta kapal-kapal di sekitar untuk membantu.

Saat itu MRCC Singapura sedang mengoordinasikan penyelamatan dan menerima laporan adanya tumpahan minyak di perairan lokasi kejadian.

Dijelaskan dalam insiden itu, dua kapal tanker mengalami tabrakan. Satu kapal tanker bernama HAFNIA NILE (terdaftar di Singapura) dan satu tanker lainnya bernama CERES 1 (Sao Tome dan Princep).

Seperti dilansir AFP, Jumat (19/7/2024), otoritas Singapura dan Malaysia dalam pernyataan masing-masing melaporkan bahwa semua awak pada kedua kapal tanker itu diketahui keberadaannya dan tidak ada yang hilang usai insiden terjadi.

Laporan Otoritas Maritim dan Pelabuhan Singapura (MPA) menyebut, kebakaran terjadi pada kapal tanker berbendera Singapura yang bernama Hafnia Mile dan sebuah kapal lainnya bernama Ceres 1 di perairan berjarak 55 kilometer sebelah timur laut Pedra Branca -pulau paling timur Singapura.

MPA Singapura dalam laporan terbaru menyebut, kapal Hafnia Nile membawa 22 awak atau anak buah kapal (ABK) dan kapal Ceres 1 membawa 40 ABK saat insiden itu terjadi.

Baca juga: Evakuasi Muatan MT Young Yong yang Kandas di Selat Singapura Libatkan 2 Kapal Tanker

Kapal frigate milik Angkatan Laut Singapura, RSS Supreme, disebut telah mengevakuasi 16 ABK Hafnia Nile. Enam ABK lainnya yang mengevakuasi diri mereka dari kapal Hafnia Nile dengan sekoci, telah dijemput oleh kapal Pemerintah Malaysia dan dipindahkan ke RSS Supreme.

Semua ABK yang diselamatkan itu, sebut MPA Singapura, telah menerima perawatan medis dalam perjalanan ke pantai. (TRIBUNBATAM.ID/bereslumbantobing)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved