Kamis, 23 April 2026

LINGGA TERKINI

LSM di Lingga Gelar Aksi di Desa Marok Tua Soal Lahan, Begini Respons Warga

Warga Desa Marok Tua Lingga respons aksi LSM Lang Laut Lingga yang gelar unjung rasa di depan bakal tambak udang PT Global Worldlyken Indonesia (GWI)

Penulis: Febriyuanda | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Febriyuanda
Warga Desa Marok Tua, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri saat berkumpul di jembatan setempat, Senin (22/7/2024). Warga beri tanggapan soal aksi LSM di depan bakal tambak udang milik PT Global Worldlyken Indonesia (GWI) 

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Sejumlah anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lang Laut Lingga melakukan unjuk rasa di Desa Marok Tua, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Senin (22/2/2024).

Aksi tersebut tepatnya dilakukan di depan bakal tambak udang milik PT Global Worldlyken Indonesia (GWI).

Sejumlah personel TNI-Polri ikut melakukan pengamanan dalam unjuk rasa pagi ini.

Dalam aksi tersebut, Koordinator Umum, Mansyur mengatakan, pihaknya mencurigai ada indikasi praktik mafia terkait persoalan pembebasan lahan.

Baca juga: Desa Marok Tua Jadi Tujuan Touring Komunitas Motor di Lingga, Spot Wisata Baru

"Salah satu tuntutan, kami minta pihak perusahaan untuk transparansi terkait legalitas pembebasan lahan, terkait ingin berinvestasi tambak udang," ungkap Mansyur saat diwawancarai awak media.

"Jangan sampai ada masyarakat yang dirugikan di sini," imbuhnya.

Sementara itu secara terpisah, puluhan warga Desa Marok Tua tampak berkumpul di jembatan wilayah setempat.

Saat ditemui, mereka mengaku merasa terganggu dengan aksi yang dilakukan LSM tersebut.

“Yang seharusnya kami (warga-red) dapat uang hari ini jadi tidak bekerja, karena harus berjaga di jembatan ini agar mereka jangan sampai datang ke sini. Kami cuma bertahan, untuk menghindari sesuatu yang tak diinginkan terjadi," ungkap warga, Sugianto yang saat itu bersama puluhan warga lain.

Yanto mengatakan, tuntutan yang disuarakan LSM Lang Laut bukan merupakan aspirasi dari warga setempat.

"Kami aman-aman aja, bahkan kami kaget kalau ada unjuk rasa," ujarnya.

Baca juga: Gubernur Kepri di Lingga Resmikan Jembatan Anak Emas Desa Marok Tua

Sejauh ini lanjutnya, warga tidak merasa dirugikan dengan aktivitas pembebasan lahan yang dilakukan pihak swasta.

"Kami berharap perusahaan ini secepatnya bergerak, sehingga bisa merekrut tenaga kerja sebanyak mungkin di tempat kami," tuturnya.

Namun di sisi lain, pihaknya mempersilahkan, jika LSM ingin melakukan unjuk rasa ke pihak perusahaan.

"Jangan sampai investasi terhalang yang ingin masuk ke Marok Tua ini," imbuhnya.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved