Minggu, 19 April 2026

PENCARIAN WARGA LINGGA

Breaking News - Tim SAR Gabungan Temukan Warga Lingga Terombang Ambing di Laut

Pencarian Mahmud, warga Lingga yang dilaporkan hilang 2 hari lalu membuahkan hasil. Ia ditemukan terombang ambing di atas pompong.

Penulis: Febriyuanda | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Istimewa
Warga Lingga, Mahmud ditemukan terombang-ambing di tengah laut, Jumat (26/7/2024). Guru SMAN 1 Senayang ini sebelumnya dilaporkan hilang sejak turun melaut dua hari lalu. 

TRIBUNBATAM.id, LINGGA - Mahmud, seorang guru SMA Negeri 1 Senayang, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) ditemukan terombang-ambing di atas pompong, Jumat (26/7/2024) pagi.

Dengan kondisi gelombang laut yang tinggi, Mahmud terombang-ambing di laut karena mesin perahu atau pompong yang digunakannya mengalami kerusakan.

Ia ditemukan sekira pukul 10.30 WIB oleh tim sar gabungan yang sudah mencari sejak dua hari.

Pria warga RT 002 RW 002, Kelurahan Senayang ini sempat dikabarkan hilang oleh pihak keluarga sejak ia turun melaut sejak Rabu (23/7) sekira pukul 16.00 WIB.

Keluarga dan warga sekitar sempat dibuat panik karena belum pulangnya Mahmud, hingga melaporkan ke pihak berwenang dan warga sekitar turut membantu dalam pencarian.

Setelah dilakukan pencarian kurang lebih selama dua hari, pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lingga bersama Polsek Senayang, pihak kecamatan dan Babinsa serta warga setempat berhasil menemukan Mahmud.

“Mesin perahu Mahmud rusak, sehingga dia tidak bisa kembali ke darat. Berkat koordinasi cepat antara tim dan masyarakat setempat, Mahmud berhasil diselamatkan,” ungkap Kepala BPBD Lingga, Oktanius Wirsal.

Pihak keluarga Mahmud, Rizal menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam proses pencarian.

“Rasa syukur dan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam proses pencarian,” kata Rizal.

Setelah ditemukan korban juga dalam keadaan sehat-sehat hanya saja mengalami lelah dan capek saja dan saat ini korban juga sudah ditangani oleh pihak medis Puskesmas Kecamatan Senayang.

Sementara Kapolsek Senayang, Iptu Hendri mengimbau warga terutama para nelayan, untuk lebih peka terhadap perkembangan cuaca yang ekstrem saat ini.

Baca juga: Kisah Nelayan Lingga Kepri Ditahan di Malaysia, Ali: Tiba-tiba Ditodong Senjata

Termasuk angin dan ombak yang kuat, sebelum memutuskan untuk melaut.

“Kami mengingatkan para nelayan untuk selalu memantau kondisi cuaca dan memastikan perlengkapan serta kondisi kapal dalam keadaan baik sebelum berangkat. Keselamatan adalah yang utama,” imbuhnya. (TribunBatam.id/Febriyuanda)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved