BEGAL DI BATAM INCAR TAKSI ONLINE

Komando Batam Tanggapi Viral Driver Taksi Online Dibegal, Arahkan Korban Buat LP

Driver taksi online di Batam, Rio Gunawan diduga jadi korban begal saat antarkan penumpang ke Jembatan 5 Barelang, Jumat (26/7). Ini tanggapan Komando

|
Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Istimewa
Tangkap layar video mobil Agya warna silver BP 1380 HA yang ringsek dan hancur pada bagian bumper depan di wilayah Jembatan 5 Barelang Batam viral di media sosial. Si pengemudi yang merupakan driver Maxim disebut-sebut jadi korban begal 

BATAM, TRIBUNBATAM.id -  Seorang driver taksi online di Batam dari Maxim diduga jadi korban begal saat mengantarkan penumpang ke wilayah Jembatan 5 Barelang.

Titik jemput driver tersebut berasal dari Bengkong Harapan 1 Blok E no 91 dengan tujuan ke Jembatan Barelang.

Dalam orderannya, estimasi penumpang akan tiba di lokasi pada 26 Juli 2024 pukul 01:19 WIB, dengan pembayaran secara tunai sejumlah Rp341.000.

Dari informasi yang diperoleh Tribun Batam, driver Maxim bernama Rio Gunawan yang menggunakan mobil Agya silver tersebut kehilangan dompet, handphone dan barang berharga lainnya.

Baca juga: Viral Kabar Driver Maxim Batam Jadi Korban Begal di Jembatan Barelang, Ini Kata Polisi

Tak hanya itu, beberapa luka juga dialami sang driver. Di antaranya luka pada kaki dan beberapa di bagian kepala belakang.

Dimintai tanggapannya, Komunitas Andalan Driver Online (Komando) Kota Batam menyatakan pihaknya belum mendapat informasi detail terkait kejadian tersebut.

"Kalau (informasi) dari kami ada driver yang kena begal. Namanya Rio Gunawan. Dia driver single fighter, soalnya tidak ada komunitas manapun. Kalau dari Komando pasti ada stiker yang tertempel di mobil itu, makanya kita nggak tahu kejadiannya kok bisa kayak gitu," ujar Kadiv Organisasi Komando Batam, Abdul Kholiq kepada Tribun Batam, Jumat (26/7/2024).

Ia menduga minimnya informasi dari driver soal wilayah rawan yang ada di Batam, membuatnya jadi korban.

"Karena mungkin nggak join komunitas, makanya dia enggak tahu info wilayah-wilayah rawan di Batam," katanya.

Ditanya bagaimana korban bisa menghubungi rekannya untuk dijemput di Polsek Galang, Abdul menerangkan itu karena ada bantuan dari masyarakat.

"Korban saat ini sudah kita arahkan buat laporan polisi dan kita pantau perkembangannya. Walaupun bukan anggota Komando, tetapi ini begal, berarti masalah kita semuanya driver online. Kita peduli satu sama lain," kata Abdul.

Sementara itu, dari potongan video luka yang diderita sang driver, pihaknya mengaku sangat prihatin dengan kondisi sang pengemudi saat ini. (Tribunbatam.id/Ucik Suwaibah)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News

Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved