BATAM TERKINI
Polresta Barelang Selidiki Dugaan Lakakerja di Batam Tewaskan Pekerja PT KTU Shipyard
Penyidik Polresta Barelang Batam menerima limpahan kasus dugaan lakakerja tewaskan pekerja PT KTU Shipyard.
Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Septyan Mulia Rohman
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Penyidik Polsek Sagulung melimpahkan kasus dugaan kecelakaan kerja alias lakakerja di Batam hingga menewaskan seorang warga bernama Rehan ke Polresta Barelang.
Korban merupakan seorang pekerja galangan kapal PT KTU Shipyard di Batam.
Dugaan kecelakaan kerja di Batam ini terjadi pada Kamis (8/8) siang.
Rehan diduga tersengat listrik tegangan tinggi saat memperbaiki kabel gerinda.
"Masih dalam penyelidikan kami," ucap Kasat Reskim Polresta Barelang, AKP Giadi Nugraha, Selasa (13/8).
Pihaknya juga belum memberikan detail berapa saksi yang telah dimintai keterangan terkait dugaan lakakerja di Batam ini.
Namun Kapolsek Sagulung, Iptu Rohandi Parlindungan Tambunan mengungkap jika Rehan meninggal dunia dalam perjalanan ke Rumah Sakit Graha Hermine, Kecamatan Batuaji.
Ia bekerja sebagai helper di perusahaan galangan kapal tersebut.
"Benar, pekerja bagian helper tukang gerinda. Sempat dibawa ke rumah sakit Graha Hermine tapi ditengah jalan sudah meninggal dunia," ujar Iptu Rohandi.
Saat itu, Rehan hendak menyalakan gerinda untuk bekerja.
Namun ketika dinyalakan gerinda tersebut tak bekerja alias mati.
Baca juga: Kecelakaan Kerja di Karimun, Warga Tersetrum Listrik saat Pasang Kanopi
"Pada saat mau menghidupkan gerinda, karena tidak nyala kemudian dia benerin kabelnya itu ternyata masih nyolok ke stop kontak. Dugaan sementara dari keterangan dokter yang menangani, korban meninggal dunia karena tersengat arus listrik," bebernya.
Pihaknya menerima laporan insiden tersebut saat korban sudah berada di Rumah Sakit Graha Hermine.
Keluarga Rehan meminta agar jenazah dipulangkan ke kampung halamannya di Medan, Provinsi Sumatra Utara (Sumut).
Korban dugaan kecelakaan kerja di Batam ini tinggal di kawasan Tanjunguncang bersama ayah kandungnya.
| Malaysia Gencar Razia, Lebih dari 2.500 PMI Dideportasi Melalui Batam hingga Mei 2026 |
|
|---|
| Modus Paket Ekspedisi Terbongkar, Polda Kepri Gagalkan Pengiriman 500 Gram Ganja dari Aceh |
|
|---|
| Kuliah Lapangan di Museum Raja Ali Haji, Mahasiswa Uniba Perkaya Wawasan Sejarah dan Budaya Melayu |
|
|---|
| Polisi Pastikan Isu Pocong Bawa Sajam di Nongsa Batam Hoaks, Foto Diduga Rekayasa AI |
|
|---|
| Viral Video Diduga Pocong Bawa Sajam di Batu Aji Batam Buat Polisi Kerja Ekstra |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Tribun-Batam-podcast-pentingnya-budaya-K3.jpg)