Jumat, 17 April 2026

Batam Terkini

Krisis Air di Batam Hingga Upaya Penuhi Kebutuhan Warga

Dengan penambahan, SPAM Batam berharap dapat meningkatkan produksi air hingga 4.500 - 4.700 liter per detik, sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpe

Editor: Eko Setiawan
Tribunbatam.id/Aminuddin
Suasana dialog krisis air bersih yang dialami warga Batu Merah, Batu Ampar di kantor BP Batam, Selasa (20/8/2024) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Warga Batu Merah, Kecamatan Batu Ampar, Batam, belakangan mengeluhkan kendala pelayanan air bersih. Direktur Badan Usaha Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) Batam, Denny Tondano, mengakui adanya masalah tersebut dan menjelaskan peningkatan jumlah pelanggan menjadi penyebab utama.

Denny mengungkapkan kapasitas produksi air saat ini tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus bertambah. 

"Mesin pengelolaan air yang kami terima dari pengelola sebelumnya hanya mampu memproduksi 3.600 liter per detik, sementara kebutuhan di Kota Batam saat ini sudah mencapai 4.200 liter per detik," ujarnya.

Untuk mengatasi kekurangan, SPAM Batam telah mengambil langkah-langkah proaktif. 

"Pada tahun 2023, kami membangun Instalasi Pengelolaan Air (IPA) baru berkapasitas 350 liter per detik di Waduk Duriangkang. Kami juga akan membangun dua IPA baru lagi dengan kapasitas 500 liter per detik dan 230 liter per detik," jelas Denny. 

Dengan penambahan, SPAM Batam berharap dapat meningkatkan produksi air hingga 4.500 - 4.700 liter per detik, sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.

Denny juga memberikan kabar baik terkait perbaikan pompa ozon yang sempat mengalami kerusakan. 

"Pompa ozon yang mendorong air ke Batu Merah telah selesai diperbaiki 4 hari yang lalu. Ini akan membantu meningkatkan kelancaran aliran air ke wilayah tersebut," katanya.

Baca juga: Demo Air di Batam Hari Ini, Emak-emak Bawa Ember Hingga Baskom Datangi Kantor ABH

SPAM Batam berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan PT ABH dan PT ABHi untuk memenuhi kebutuhan air bersih seluruh masyarakat Kota Batam, terutama mereka yang tinggal di daerah dengan elevasi tinggi. 

"Kami akan terus memonitor tekanan air yang dialirkan ke sana. Insya Allah, dengan selesainya pembangunan instalasi tambahan di Duriangkang dan Tembesi pada Desember 2024, kebutuhan air akan terpenuhi," tegas Denny.

Sementara itu, Direktur PT Air Batam Hulu – Hilir (ABH – ABHi), Mujiaman Sukirno, juga menegaskan komitmennya untuk bekerja sama dengan masyarakat. 

"Kami berkomitmen untuk menerima, menanggapi, dan berdiskusi dengan masyarakat. Untuk persoalan aliran air ke kawasan Batu Merah, kami akan menjadwalkan pertemuan dengan masyarakat pada Rabu (21/8/2024)," ujarnya.

Mujiaman juga berjanji untuk segera mengatasi masalah kekurangan air di wilayah Batu Merah. "Saya komitmen jika ada kesulitan air, warga yang tidak dapat air tolong sampaikan ke saya. Insya Allah, saya pastikan akan mendapatkan air untuk jangka pendek ini," katanya.

Baca juga: Interupsi dan Aksi Pukul Meja Warnai Pertemuan Warga dengan BP Batam terkait Air

Dalam jangka panjang, PT ABH-ABHi juga berencana menambah booster untuk beberapa wilayah dengan elevasi tinggi dalam dua hingga tiga bulan ke depan. 

"Saya akan percepat dalam dua bulan kedepan. Dalam beberapa bulan kedepan, Insya Allah warga Batu Merah bisa kami jamin airnya untuk sampai dan bisa dinikmati," tutupnya.(AMINUDDIN/TRIBUNBATAM.id)

Baca berita Tribunbatam.id lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved