Selasa, 21 April 2026

Karimun Terkini

Munaslub Kadin Karimun Terksan Mendadak, Aprizal Ikuti Kebijakan Pusat dan Provinsi Kepri

Namun dalam munaslub terpilihnya Anindya Bakrie yang dinilai akan berpengaruh pada stabilitas kepemimpinan Presiden terpilih Prabowo Subianto.

Penulis: Yeni Hartati | Editor: Eko Setiawan
ist
Keetua Kadin Kabupaten Karimun, Aprizal. 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Kamar Dagang dan Industri atau Kadin Indonesia menuai polemik.

Pasalnya Ketua Kadin Indonesia Arsjad Rasjid yang seharusnya masih menjabat hingga masa periode tahun 2026 mendatang.

Namun dalam munaslub terpilihnya Anindya Bakrie yang dinilai akan berpengaruh pada stabilitas kepemimpinan Presiden terpilih Prabowo Subianto.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Karimun, Aprizal menanggapi Munaslub yang diselenggarakan itu terkesan mendadak.

"Munaslub kemarin itu dadakan juga. Untuk setiap kabupaten kota kalau memberikan mandat itu susah," ujar Aprizal, Kamis (19/9/2024).

Baca juga: Boat Pancung yang Ditumpangi Warga Karimun Kepri Terbalik Usai Diterjang Ombak di Perairan Pekasih

"Dalam musnaslub kemarin itu gawean provinsi dan anggota luar biasa, mereka yang mampunyai porter dan mempunyai hak suara pemilihan," timpanya.

Menurutnya, kepemimpinan yang dualisme organisasi Kadin Indonesia dapat berpengaruh hingga ke daerah kabupaten dan kota.

"Namanya organisasi adanya dualime ini tentunya berpengaruh. Karna kebijakannya, apalagi Kadin ini mitranya pemerintah AD/ARTnya juga Kepres dan diketahui oleh Presiden," ujarnya.

Dengan begitu, Aprizal meminta agar polemik kekuasaan dualisme yang terjadi saat ini dapat diselesaikan secara internal.

Baca juga: Kunker ke Karimun, Gubernur Kepri Ansar Ahmad Pamer Capaian Kinerja Depan Warga

"Adanya dualisme ini seharusnya bisa diselesaikan terlebih dahulu. Karna kebijakan dalam berorganisasi harus searah sehingga tidak menyebabkan adanya dua kebijakan," ujarnya.

Aprizal menegaskan mengenai kebijakan utama di daerah tetap mengikuti arahan dari kadin pusat, kemudian diteruskan ke provinsi dan kabupaten/kota.

"Tetapi kalau untuk munaslub itu gawean kadin-kadin yang ada di provinsi termasuk yang memiliki hak porter atau suara," ujarnya. (TRIBUNBATAM.id / Yeni Hartati)

Baca berita Tribunbatam.id lainnya di Google News

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved