Batam Terkini
Pemasangan 2 WTP untuk Atasi Suplai Air di Tanjung Uncang Masih Dalam Proses
Menindaklanjuti hal tersebut, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi menyampaikan bahwa perbaikan sedang dalam proses dan diharapkan selesai pada bulan Desemb
Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Eko Setiawan
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Pasokan air bersih yang tak kunjung teratasi diwilayah pemukiman warga di Tanjung Uncang, Batuaji, Kota Batam, sempat didemo warga beberapa waktu lalu.
Pasalnya warga yang kesal karena pemenuhan kebutuhan air bersih diwilayah tersebut belum terpenuhi dengan optimal.
Menindaklanjuti hal tersebut, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi menyampaikan bahwa perbaikan sedang dalam proses dan diharapkan selesai pada bulan Desember.
"Dulu saya pernah sampaikan, secara umum perbaikan ini akan selesai, mudah-mudahan di bulan Desember,” ujar Rudi, Jumat (20/9/2024).
Baca juga: Ancam Datangi DAM Duriangkang, Kepala BP Batam Ingatkan Korlap Demo Air Bersih
Ia menjelaskan bahwa saat ini, pihaknya sedang memasang 2 unit Water Treatment Plant (WTP) baru.
"2 unit yang masing-masing mampu memompa air dengan kapasitas 350 liter/detik dan 230 liter/detik," sebutnya.
Dengan selesainya pemasangan WTP ini, diharapkan pasokan air untuk seluruh kota Batam dapat terpenuhi dengan baik.
Sebagai langkah sementara, pemasangan mini booster telah dilakukan untuk memberikan suplai air kepada warga.
"Sementara ini, mini booster yang dipasang bisa mengalirkan air selama 4-5 jam, dengan jadwal dari jam 12 hingga jam 5," kata dia.
Baca juga: Air Batam Hilir dan BP Batam Komitmen Optimalkan Suplai Air Bersih Warga Putrajaya
Penyaluran air ini akan dimulai setelah hari Selasa mendatang.
Walikota juga menambahkan bahwa saat ini bantuan air sedang berlangsung dan sudah mulai dilakukan secara bertahap, meskipun WTP belum sepenuhnya beroperasi.
"Kami berkomitmen untuk menyelesaikan masalah ini secepat mungkin demi kenyamanan warga," tutupnya. (Tribunbatam.id/Ucik Suwaibah)
Baca berita Tribunbatam.id lainnya di Google News
| Karambit Jadi Senjata Penusukan di Nagoya Batam, Korban Jalani Belasan Jahitan |
|
|---|
| Alasan Orang Tua Sakit Lalu Gadaikan Mobil Rental, Ternyata Caroline Butuh Uang Untuk Foya-foya |
|
|---|
| Demi Judi Online, Pria Ini Gasak Motor Tetangga, Berharap Untung Ternyata Buntung |
|
|---|
| Harga LPG Non-Subsidi Naik di Batam, Tabung 12 Kg Tembus Rp243 Ribu, Gas Melon Aman |
|
|---|
| Begal Sadis Menangis Saat Dikeroyok Warga di Batam, Ternyata Pelaku Seorang Residivis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/WhatsApp-Image-2024-09-18-at-222708.jpg)