KECELAKAAN DI BINTAN

Breaking News, Kecelakaan di Bintan Viral Tewaskan Dua Pengendara Motor

Kecelakaan di Bintan tewaskan dua pemotor di lokasi kejadian sempat viral di medsos. Polisi masih selidiki penyebab pastinya.

TribunBatam.id/Dok Satlantas Polresta Bintan
KECELAKAAN DI BINTAN - Anggota Satlantas Polres Bintan saat olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi lakalantas di Bintan yang menewaskan dua pengendara motor di lokasi kejadian, Sabtu (28/9) malam. 

TRIBUNBATAM.id, BINTAN - Dua pengendara motor tewas di lokasi akibat kecelakaan di Bintan.

Kapolres Bintan, AKP Riky Iswoyo melalui Kanit Gakkum Satlantas Polres Bintan, Ipda Juang melaporkan jika kedua pengendara motor yang tewas dalam kecelakaan di Bintan itu sama-sama memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi.

Kecelakaan di Bintan itu terjadi di Jalan Sei Enam, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri.

Dua pengendara motor yang terlibat lakalantas di Bintan hingga tewas di lokasi kejadian di antaranya Sumardi (42) yang membawa motor Yamaha Jupiter Z warna Biru dengan nomor polisi BP 5245 JW.

Kemudian M Hade yang mengendarai Suzuki Satria R warna hitam dengan nomor polisi BP 6169 BL.

"Kedua pengendara motor datang dari arah berlawanan," jelas Ipda Juang, Minggu  (29/9/2024).

Baca juga: Kecelakaan di Tanjungpinang, Ibu-ibu Tabrak Pembatas Jalan di Depan Kantor Jasaraharja

Motor Jupiter datang dari arah Sei Enam menuju ke arah Kijang. 

Sementara motor Satria R yang dibawa M Hade datang dari Kijang menuju ke Sei Enam.

"Keduanya sama-sama melaju kencang," ucapnya. 

Sumardi saat kecelakaan di Bintan itu membonceng Hambali.

Pria 54 tahun itu masih menjalani perawatan medis di RSUD Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang. 

Baca juga: Breaking News, Kecelakaan di Bintan Hari Ini Dekat Lagoi, Bagian Depan Avanza Hancur

Saat ini pihak kepolisian masih menganalisa penyebab terjadinya kecelakaan di Bintan pada Sabtu (28/9/2024) pukul 17.30 WIB.

"Kami masih dalami peristiwa tersebut, belum diketahui penyebab pastinya. Apalagi kedua pengendara tewas di lokasi kejadian," ungkap Juang.

Sementara Plt Direktur RSUD Bintan, drg Tony mengatakan jika pasien atas nama Hambali saat ini sudah dirujuk ke RSUD Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang. 

Pasien sebelumnya mendapat perawatan di RSUD Bintan.

"Pasien mengalami patah kaki dan sedang dalam perawatan," tutupnya. (TribunBatam.id/Ronnye Lodo Laleng)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News

Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved