Batam Terkini
Empat Nelayan Bulang Pulang Dengan Selamat, Camat Berharap Semoga Ini yang Terakhir
Berkat koordinasi yang baik antara pemerintah Indonesia dan Singapura, permasalahan ini dapat diselesaikan dengan cepat dan damai.
Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Eko Setiawan
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Empat nelayan asal Kecamatan Bulang yang sempat diamankan oleh otoritas Maritim Singapura kini telah dipulangkan dengan selamat ke Pulau Jaloh, Kelurahan Gelam, Kecamatan Bulang, Kota Batam.
Camat Bulang, Ramadhan, memastikan bahwa para nelayan tersebut sudah tiba sekira pukul 15:00 WIB.
"Alhamdulillah, jam 15:00 tadi, empat nelayan kami sudah dipulangkan dengan aman. Iya, Mereka sempat ditangkap karena melanggar perbatasan perairan," ujar Ramadhan, Jumat (4/10/2024)
Ia melanjutkan, berkat koordinasi yang baik antara pemerintah Indonesia dan Singapura, permasalahan ini dapat diselesaikan dengan cepat dan damai.
"Semua dalam keadaan selamat dan baik, pulang juga dengan boat mereka juga," sebutnya.
Ia menyebutkan saat pemulangan para nelayan juga diantar oleh maritim Singapura hingga ke perbatasan.
Atas kepulangan ini, ia mengaku bersyukur bahwa warganya pulang dalam keadaan baik dan selamat.
Baca juga: Empat Nelayan Batam Kena Tangkap Singapura Tiba di Bulang, Lurah Sampai Surati KBRI
"Saya atas nama Camat Bulang mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terkait, yang telah berupaya membebaskan empat nelayan dari Kecamatan Bulang,"
Camat Bulang juga mengimbau kepada seluruh nelayan di wilayahnya agar lebih berhati-hati saat melaut, khususnya dalam memperhatikan batas perairan Indonesia.
Ia menekankan pentingnya pemahaman akan batas wilayah untuk menghindari insiden serupa di masa mendatang.
"Saya menghimbau kepada seluruh nelayan yang ada di Kecamatan Bulang dalam hal menangkap ikan agar memperhatikan batas wilayah perairan Indonesia, supaya kejadian kemarin it7 tidak terulang lagi," tambahnya.
Sebagai langkah pencegahan, Kecamatan Bulang berencana mengadakan sosialisasi melalui para lurah yang ada di kecamatan tersebut.
Baca juga: Empat Nelayan Batam Sempat Ditangkap Singapura Tiba di Bulang Menunggu Keluarga
Sosialisasi ini ditujukan kepada masyarakat, terutama nelayan, agar mereka semakin memahami dan patuh terhadap aturan wilayah perairan Indonesia.
"Mungkin nanti ada sosialisasi ke lurah-lurah, untuk meneruskan ke warganya, khususnya yang berprofesi sebagai nelayan, agar memperhatikan batas-batas perairan Indonesia," tutupnya.
Saat ini mereka tengah berada di Kelurahan Gelam, Bulang, Batam juga menunggu dijemput pihak keluarganya. (Tribunbatam.id/Ucik Suwaibah)
Baca berita Tribunbatam.id lainya di Google News
| Pantai Cipta Land Batam Tak Aman Bagi Pengunjung, Dua Remaja Jadi Korban Kejahatan |
|
|---|
| Dua Anak PMI yang Masih Balita Dideportasi Dari Malaysia, Sementara Orangtuanya Jalani Hukuman |
|
|---|
| CCTV Jadi Bukti, Pacar Korban Tak Terlibat Kasus Kematian di Batuaji |
|
|---|
| Kronologi Penangkapan Pelaku Transfer Palsu di Batam, Bayar Pakai Qris Tapi Uang Gak Masuk |
|
|---|
| Ratusan Kontainer Limbah Masih Bertahan di Batuampar, Penanganan Terkesan Lambat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Empat-nelayan-Batam-kena-tangkap-Singapura-kini-di-Pulau-Jaloh-Bulang.jpg)