Breaking News
Jumat, 10 April 2026

KUNCI JAWABAN

Kunci Jawaban PAI Kelas 8 Halaman 105 Kurikulum Merdeka, Soal Essay Bab 4

Kunci jawaban dari pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk kelas 8 halaman 105 dan 106 Kurikulum Merdeka.

Penulis: Khistian Tauqid | Editor: Khistian Tauqid
freepik.com
Ilustrasi ujian - Simak contoh soal Test Substantif PPG Prajabatan 2024 lengkap dengan kunci jawaban dan link downloadnya. 

TRIBUNBATAM.id - Berikut ini kunci jawaban dari pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk kelas 8 halaman 105 dan 106 Kurikulum Merdeka.

Total ada 5 soal pada pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk kelas 8 halaman 105 dan 106 Kurikulum Merdeka.

Khusus untuk soal PAI kelas 8 halaman 105 dan 106 kali ini, siswa diminta untuk mempelajari Bab 4 dengan judul Ibadah dengan Disiplin dan Penuh Harap Kepada Allah Swt serta Peduli terhadap Sesama Melalui Salat Gerhana, Istiska, dan Jenazah.   

Baca juga: Kunci Jawaban PAI Kelas 8 Halaman 102-105 Kurikulum Merdeka, Soal Pilihan Ganda Bab 4

Siswa diharapkan dapat terlebih dahulu menjawab soal secara mandiri sebelum melihat kunci jawaban PAI kelas 8 halaman 105 dan 106.

Selain itu, kunci jawaban berikut ini bisa digunakan untuk panduan dan pembanding oleh orang tua untuk mengoreksi pekerjaan anak.

Soal PAI Kelas 8 Halaman 105
Soal PAI Kelas 8 Halaman 105 (Kemdikbud)

Kunci Jawaban PAI Kelas 8 Halaman 105 dan 106

II. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini dengan benar!

1. Apakah yang dimaksud dengan salat gerhana? Jelaskan bagaimana cara pelaksanaannya!

Jawab: Salat gerhana dalam fikih Islam dikenal dengan istilah salat Kusufain yang berarti salat dua gerhana atau salat yang dilakukan pada saat terjadi gerhana matahari maupun bulan. Secara khusus, salat yang dilakukan pada saat gerhana matahari disebut salat Kusuf. Sedangkan salat yang dilakukan pada saat gerhana bulan disebut salat Khusuf.

Hukum salat gerhana sunah muakkad (sangat dianjurkan). Pelaksanaannya disunnahkan secara berjamaah.

Meskipun demikian salat gerhana boleh dilakukan secara munfarid (sendiri-sndiri). Waktu pelaksanaannya selama terjadinya gerhana, baik matahari maupun bulan. Salat kusuf dilaksanakan pada waktu mulai terjadi gerhana matahari sampai saat matahari nampak utuh seperti semula. Sedangkan salat Khusuf dilakukan pada saat gerhana bulan sampai bulan kembali nampak utuh.

Tata cara pelaksanaannya dimulai dari niat, takbiratul ihram, membaca Al-Fatihah dan surat pendek, rukuk, berdiri dari rukuk, rukuk kedua, iktidal, sujud dua kali, berdiri, lalu diakhiri dengan salam.

2. Apakah yang dimaksud dengan salat istiska? Jelaskan bagaimana cara pelaksanaannya!

Jawab: Istilah Istiska berasal dari kata dalam bahasa Arab, yaitu al-Istisqa yang berarti meminta hujan, yang disebabkan hujan tidak pernah turun atau musim kemarau.

Dalam fikih, meminta hujan kepada Allah Swt dapat dilakukan dengan beberapa cara. Sekurang-kurangnya meminta hujan bisa dilakukan dengan berdoa, baik sendiri maupun bersama-sama. Doa meminta hujan juga bisa dilakukan pada waktu khutbah Jumat. Selain itu doa meminta hujan bisa dilakukan dengan menyelenggarakan salat Istiska.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved