Kamis, 7 Mei 2026

Asmawi Nelayan Natuna yang Dilaporkan Hilang Ditemukan Selamat, Kondisinya Lemah

Sempat dikabarkan hilang, Asmawi nelayan Natuna ditemukan selamat walau lemah. Ia mengaku kapalnya alami kerusakan mesin, sehingga tak bisa pulang

Tayang:
Penulis: Birri Fikrudin | Editor: Dewi Haryati
(ist)
SELAMAT - Asmawi, nelayan warga Sedanau Natuna yang dikabarkan hilang saat mencari gurita, ditemukan dan kembali dalam keadaan selamat, Rabu (30/10/2024) 

NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Seorang nelayan warga Natuna Asmawi (38), yang dikabarkan hilang saat mencari gurita di wilayah perairan Pulau Jalik, Kelurahan Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, berhasil ditemukan dan kembali dalam keadaan selamat.

Kepala Seksi Ops Kantor Pencarian dan Pertolongan KPP SAR Natuna Budiman mengatakan, nelayan yang dikabarkan hilang itu mengalami kerusakan pada mesin kapalnya.

"Kita mulai melakukan operasi dari pukul 07.00 WIB pagi, dengan menurunkan 5 personel dan 1 unit fiber boat," ujarnya kepada Tribunbatam.id, Rabu (30/10/2024).

Ia mengatakan, nelayan itu ditemukan oleh Tim Sar Gabungan, yang dibantu nelayan yang baru pulang dari melaut untuk ditarik ke Sedanau, sekira pukul 09.00 WIB.

Baca juga: Izin Pergi ke Laut Cari Gurita, Nelayan Sedanau Natuna Belum Pulang Hingga Hari Ini

"Dari pengakuan Asmawi, kapal yang digunakan mengalami mati mesin, sedangkan ia tidak membawa alat komunikasi atau handphone," ujar Budi.

Lebih lanjut, Kapolsek Bunguran Barat Iptu Stepvanus Arperd Rikumahu turut menyampaikan kondisi nelayan yang sempat hilang tersebut.

"Nelayan yang hilang atas nama Asmawi sudah kembali dalam keadaan sehat dan selamat beserta Kapal Motor atau pompong, hanya saja sedikit lemah, karena tidak membawa bekal makanan atau ransum," ujarnya.

Selain kerusakan mesin, kapal yang digunakan Asmawi tidak memiliki jangkar. Hanya menggunakan batu seadanya, sehingga kapal hanyut namun masih di sekitar titik pencarian.

Dari kejadian itu, pihaknya mengimbau agar para nelayan lebih memperhatikan keselamatan sebelum melaut, serta melakukan persiapan yang matang.

"Terutama memasuki cuaca ekstrem ini. Untuk nelayan yang ingin melaut tetap utamakan keselamatan, lengkapilah sarana untuk komunikasi dan persiapkan segala sesuatunya, dan tidak pergi sendiri minimal ya berdua," imbuhnya.

Kronologi Kejadian

Inilah kronologi kejadian yang menimpa Asmawi. Pada Selasa 29 Oktober 2024, sekira pukul 07.00 WIB, Asmawi meminta izin kepada istrinya pergi ke laut untuk mencari gurita, di perairan Pulau Jalik dan akan pulang pada pukul 13.00 WIB.

Dengan persiapan seadanya dan tanpa membawa ransum, Asmawi pergi demi mendapatkan hasil untuk kebutuhan keluarganya.

Namun hingga pukul 21.30 WIB, Asmawi belum kembali ke rumah. Istrinya Titin Sumarni langsung melaporkan hal tersebut kepada Polsek Bunguran Barat.

Selanjutnya, Polsek melakukan koordinasi bersama instansi terkait dan rekan-rekan nelayan guna dilakukan pencarian pada malam itu, namun keberadaannya belum juga ditemukan.

Baca juga: Kamsul Sudirman, Anak Nelayan Lingga yang Terpilih Masuk Tim Voli Pelajar Kepri ke Pra-Popnas 2024

Untuk mempercepat proses pencarian, Polsek Bunguran Barat melaporkan kejadian ini kepada KPP Basarnas Natuna, sehingga proses pencarian ulang dilakukan kembali pada Rabu, 30 Oktober 2024 pukul 07.00 WIB.

Sekira pukul 09.00 WIB, keberadaan Asmawi ditemukan, dan kembali ke Sedanau dengan ditarik oleh Nelayan yang pulang memancing.

Melalui keterangan Asmawi, bahwa terjadi kerusakan mesin pada kapal atau pompong yang digunakannya, sehingga tidak bisa kembali ke Sedanau. (TRIBUNBATAM.id/Birri Fikrudin)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved