Penipuan di Anambas

Kadis PUPR Anambas Lapor Polisi, Aksi Penipuan di Kepri Bikin Resah, Nomor Terdeteksi di Binjai

Kadis PUPR Anambas, Syarif Ahmad resah dengan ulah penipu yang mengatasnamakan dirinya melalui pesan WhatsApp. Ia pun bikin laporan polisi.

TribunBatam.id/Noven Simanjuntak
PENIPUAN DI ANAMBAS - Kepala Dinas PUPR Anambas, Syarif Ahmad saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Rabu (20/11/2024). Ia membuat laporan polisi terkait aksi penipuan mengatasnamakan drinya. 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Kepala Dinas PUPR Anambas Syarif Ahmad membuat laporan pengaduan polisi atas kasus penipuan yang membawa namanya.

Laporan polisi ini buntut adanya oknum tak bertangggungjawab yang melakukan aksi penipuan mengatasnamakan dirinya.

Syarif mengungkapkan, aksi penipuan yang dilakukan orang asing mengatasnamakan dirinya ini mengarah ke permintaan uang. 

Terhitung dengan kali ini, sudah tiga kali dirinya mengalami dugaan kejahatan penipuan menggunakan sosial media WhatsApp mengatasnamakannya. 

 "Iya benar saya sudah buat laporan ke Polres Kepulauan Anambas untuk diselidiki," ujarnya kepada TribunBatam.id, Rabu (20/11/2024).

Baca juga: Kronologi Penipuan di Batam Sasar Toko Milik Lansia, Istri Janawer Sempat Teriak MALING

 Aksi penipuan yang dialaminya ini baru dirasakannya sejak menjabat sebagai Kepala Dinas PUPR Anambas.

Adapun modus penipu yang mengatasnamakan dirinya rata-rata mengarah ke sejumlah kepala desa yang berkaitan dengan kegiatan Dinas PUPR.

"Oknum ini seolah tahu situasi pekerjaan yang sedang dan akan kami lakukan. Lalu dia pakai modus pekerjaan itu untuk mengelabui sejumlah kepala desa yang ujung-ujungnya minta uang," terangnya.

Syarif mengaku tidak merasa pernah berhubungan ataupun meminta sejumlah paket proyek dari setiap kepala desa di Anambas.

"Saya gak pernah tuh berhubungan atau meminta paket ke kades-kades. Kalau di pekerjaan ya kami fokus hanya menyelesaikan paket pekerjaan yang ada di PUPR saja," jelasnya.

Baca juga: Gubernur Copot Kadis PUPR Buntut Presiden Jokowi Cek Langsung Jalan Rusak

Ia pun membeberkan, dari hasil pengamatan pihak kepolisian nomor kontak WhatsApp yang mengatasnamakan dirinya berada di Kota Binjai, Sumatera Utara.

"Informasi dari pihak kepolisian ada di sana. Tapi saya khawatir, ada oknum di Anambas ini yang berkoordinasi ke sana, karena apa yang menjadi modusnya itu benar-benar pekerjaan yang ada di PUPR Anambas," timpalnya.

Syarif pun berharap dan mengimbau kepada masyarakat Anambas untuk waspada dan tidak merespon jika ada hal-hal yang berbau permintaan sejumlah uang yang mengatasnamakan dirinya.

"Tapi ada yang konfirmasi ke saya dan saya jawab untuk diblokir. Saya khawatir ini bisa jadi jalan pemasukan bagi oknum tersebut," pungkasnya. (TribunBatam.id/Noven Simanjuntak)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News

Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved