Minggu, 10 Mei 2026

PILKADA BATAM 2024

Sempat Batal, KPU Sebut Dua Paslon Pilkada Batam Sepakat Debat Kedua Dilanjutkan

KPU Batam mengatakan, dari hasil koordinasi dengan tim paslon, mereka sepakat untuk melanjutkan debat kedua dalam rangkaian Pilkada Batam 2024.

Tayang:
Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Dewi Haryati
Ucik Suwaibah/Tribun Batam
Potret Ketua KPU Kota Batam, Mawardi saat ditemui usai pelepasan logistik, Kamis (21/11/2024). Mawardi sebut dari hasil koordinasi dengan kedua tim paslon Pilkada Batam dan stakeholder, dua paslon sepakat debat kedua dilanjutkan. Namun keputusan akhir tetap tunggu hasil pleno KPU 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Debat kedua Pilkada Batam 2024 yang dijadwalkan Jumat (15/11/2024) lalu, batal dilaksanakan karena ada kendala teknis. 

Terkait kelanjutan debat Pilwako Batam ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah melakukan koordinasi dengan kedua tim paslon dan stakeholder, dan membuahkan hasil.

Ketua KPU Batam, Mawardi mengatakan, hasil koordinasi menyatakan kesepakatan untuk melanjutkan debat kedua dalam rangkaian Pilkada Batam 2024

"Tadi malam sudah kami bahas. Dari hasil kesepakatan itu, tim paslon NADI dan ASLI menyampaikan mereka sepakat untuk berdebat," ujar Mawardi, Kamis (21/11/2024).

Baca juga: Breaking News, Debat Publik Kedua Pilkada Batam 2024 BATAL

Meski kedua paslon sepakat untuk berdebat, keputusan final tetap berada di tangan KPU. 

"Ini yang belum kami sepakati bersama dengan teman-teman (KPU). Nanti keputusan akhirnya akan kami plenokan," ujarnya.

Mawardi melanjutkan, keputusan tersebut akan diambil melalui rapat pleno setelah mempertimbangkan masukan dari divisi terkait, seperti Divisi Parmas, Sosdikli, dan SDM. 

"Keputusan harus berdasarkan kesepakatan bersama, apakah diselenggarakan atau tidak, tentu dengan koordinasi lebih lanjut," katanya.

Soal anggaran, Mawardi memastikan dana untuk debat telah disiapkan dalam setiap tahapan. 

Namun, pelaksanaan debat tetap memerlukan penyesuaian teknis yang akan dibahas lebih lanjut oleh pihak sekretariat.

Ia menyebutkan, surat resmi terkait usulan pelaksanaan debat kedua baru diterima dari paslon NADI. 

"Tapi yang surat kami terima justru dari NADI. Saya kira informasi resminya dari ASLI belum kami dapat, untuk mengusulkan debat kedua," ungkap Mawardi. 

Terkait pelaksanaan debat, jadwal kampanye yang padat menjadi salah satu pertimbangan dan kendala utama. 

Baca juga: KPU Batam Minta Maaf, Debat Kedua Pilkada 2024 Tak Diteruskan, Ada Apa?

Kampanye dijadwalkan berakhir pada 23 November 2024, sementara waktu yang tersedia semakin sempit. 

"Besok (22 November) dan lusa (23 November), ASLI diinformasikan tanggal 23 akan menggelar rapat umum. Ini salah satu faktor yang menjadi bahan pertimbangan, apakah debat kedua bisa dilanjutkan atau tidak," pungkasnya.

Hingga saat ini untuk keputusan apakah debat kedua akan dilanjutkan, masih menunggu keputusan dari pleno KPU Batam.

Debat Kedua Tak Dilanjutkan

Sebelumnya diberitakan, KPU Batam membatalkan debat publik putaran kedua paslon Pilkada 2024.

Penyebab KPU Batam tak melanjutkan debat publik kedua Pilkada Batam 2024 adalah ketidaksepakatan terkait tata tertib (tatib) debat.

Khususnya penggunaan alat bantu seperti catatan dan telepon genggam (HP).

Ketua KPU Kota Batam, Mawardi, menjelaskan bahwa pembatalan ini terjadi karena kendala teknis yang tidak bisa diselesaikan. 

"Kendala teknis, artinya regulasi yang kami jalankan sesuai dengan SK 1316 terkait dengan petunjuk teknis kampanye pemilu, terkait dengan tatib," ujar Mawardi, Jumat (15/11/2024)

Persoalan ini bermula dari perbedaan pandangan antara kedua paslon. 

Baca juga: Tangis Kecewa Sekretaris PDIP Batam Debat Kedua Pilkada Batam Ditiadakan, Tunggu Sampai 2 Jam

Dimana dalam tatib terdapat hal yang dirasa perlu disepakati tidak terakomodir dalam pelaksanaan, sehingga debat tidak dapat dilaksanakan. 

Ia pun buka suara terkait tata tertib penggunaan alat bantu seperti alat tulis ataupun telepon genggam (HP) yang menjadi kendala dalam debat.

"Untuk hal itu saya kira harus perlu kesepakatan dari kedua belah pihak. Karena justru itu memang tidak ketemu antara kesepakatan ini," ungkapnya. (Tribunbatam.id/Ucik Suwaibah)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved