KARIMUN TERKINI

Waspadai Banjir Rob di Karimun, BMKG: Diperkirakan Terjadi Siang hingga Malam Hari

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat mewaspadai banjir rob di kawasan pesisir Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri.

Penulis: Yeni Hartati | Editor: Mairi Nandarson
TRIBUNBATAM.id/YENI HARTATI
BANJIR ROB DI KARIMUN - Karimun pernah dilanda banjir di jalan menuju Pelabuhan Tanjung Berlian, Kecamatan Kundur Utara, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri pada Kamis 23 Februari tahun 2023. BMKG Karimun mengingatkan kemungkinan banjir rob akan terjadi pada rentang waktu 14-23 Desember mendatang. 

Laporan wartawan Tribun Batam, Yeni Hartati

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat mewaspadai banjir rob di kawasan pesisir Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Forecaster BMKG Kabupaten Karimun, Annisa Suryani mengatakan banjir Rob berpeluang terjadi pada rentang waktu 14 hingga 23 Desember 2024 mendatang.

"Diperkirakan banjir rob terjadi pada siang hingga malam hari," ujar Annisa Suryani, Jumat (13/12/2024).

Annisa menjelaskan penyebab fenomena banjir rob terjadi karna fase bulan purnama dengan perige atau jarak terdekat bulan ke bumi.

Sehingga hal tersebut dapat berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum di sekitar wilayah pesisir.

"Hal ini dapat berdampak pada kegiatan transportasi di sekitar pelabuhan dan pesisir, aktivitas masyarakat, dan kegiatan bongkar muat," ujarnya.

Baca juga: Peringatan BMKG Hang Nadim Soal Ancaman Banjir ROB di Wilayah Kepri pada 14 - 23 Desember

"Pada dasarnya banjir rob ini terjadi karena kenaikan muka air laut, yang disebabkan oleh pasang surut air laut akibat gaya gravitasi bulan," timpanya.

Sementara untuk daerah di Kabupaten Karimun yang akan berpotensi dilanda banjir rob adalah pesisir Kecamatan Kundur Barat, Karimun, Meral dan sekitarnya.

Annisa menyebut fenomena banjir rob juga diperkirakan akan terjadi di beberapa wilayah pesisir Kota Batam, Tanjungpinang Bintan, dan Lingga.

Sementara untuk arus gelombang air laut berpotensi sedang hanya 0,5 hingga 1,25 meter dengan arah angin dari bagian barat dengan kecepatan 5 hingga 25 knots.

Diketahui, kecepatan angin yang normal pada 18 knots. Artinya kecepatan angin di Karimun berpotensi terjadinya angin kencang bahkan ekstreem. 

"Kami imbau masyarakat di kawasan pesisir untuk waspada," ujarnya.

( tribunbatam.id / yeni hartati )

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved