Selasa, 14 April 2026

KEBAKARAN DI LINGGA

Rumah Warga di Desa Penuba Lingga Ludes Terbakar, 4 Orang Penghuni Berhasil Selamat 

Sebuah rumah kayu milik warga di Desa Penuba, Kecamatan Selayar, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau (Kepri) ludes terbakar, Rabu (18/12/2024)

Penulis: Febriyuanda | Editor: Mairi Nandarson
TRIBUNBATAM.id/ISTIMEWA
KEBAKARAN - Kebakaran menghanguskan rumah kayu di Kampung Tanjung Tungga, Desa Penuba, Kecamatan Selayar, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri, Rabu (18/12/2024) dini hari. 

Laporan Wartawan Tribun Batam Febriyuanda

TRIBUNBATAM.id, LINGGA - Sebuah rumah kayu milik warga di Desa Penuba, Kecamatan Selayar, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau (Kepri) ludes terbakar, Rabu (18/12/2024) dini hari.

Peristiwa yang terjadi di Kampung Tanjung Tungga tersebut menghebohkan warga setempat sekira pukul 03.45 WIB.

Api pun mudah besar dikarenakan tiupan angin dan juga rumah dari kayu yang mudah terbakar, sehingga menghanguskan rumah milik Zulkifli (62).

Zulkifli menerangkan, kejadian bermula ketika istrinya, Jusnariah (48), merasakan uap panas dalam kamar sekira pukul 03.30 WIB.

Setelah memeriksa keluar kamar, Jusnariah mendapati api telah membesar di salah satu kamar bagian belakang.

Ia pun segera membangunkan suami dan anak-anaknya untuk menyelamatkan diri, lalu meminta bantuan warga sekitar.

"Saat itu saya meminta bantuan tetangga untuk memadamkan api," ungkap dia.

Baca juga: 3 RW di Dabo Lama Lingga Terendam Banjir Rob, Ketinggian Air Selutut Orang Dewasa

Di ketahui, bahwa Zulkifli dan Jusnariah tinggal bersama dua anaknya di rumah tersebut.

Di tempat kejadian perkara, Kapolsek Daik Lingga melalui Kapolsubsektor, Aiptu Andi menerangkan, sekira pukul 04.00 WIB, pihaknya tiba di lokasi untuk membantu pemadaman.

Dia menyebutkan, dikarenakan angin kencang dan material rumah terbuat dari kayu dan dengan peralatan seadanya membuat api sulit dikendalikan.

"Dengan bantuan masyarakat, pemadaman dilakukan menggunakan mesin semprot air hingga api akhirnya berhasil padamkan,” terangnya.

Setelah api padam, pihaknya terus melakukan pemantauan untuk memastikan kondisi benar-benar aman.

"Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp 200 juta," ungkap Andi.

Diperkirakan, kejadian kebakaran diduga konsleting listrik yang berasal dari salah kamar.

( tribunbatam.id/febriyuanda )

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved