BANJIR ROB DI LINGGA

3 RW di Dabo Lama Lingga Terendam Banjir Rob, Ketinggian Air Selutut Orang Dewasa

Banjir rob landa permukiman di 3 RW di Kelurahan Dabo Lama, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau (Kepri), Selasa (17/12)

Penulis: Febriyuanda | Editor: Dewi Haryati
Tribunbatam.id/Istimewa - Wandi
BANJIR ROB - Fenomena banjir rob atau air laut pasang menggenangi rumah warga di Kelurahan Dabo Lama, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Selasa (17/12/2024). Di tiga RW, ketinggian air bahkan sampai selutut orang dewasa 

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Banjir rob kembali melanda permukiman warga di Kelurahan Dabo Lama, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau (Kepri), Selasa (17/12/2024).

Air laut pasang ini menggenangi rumah-rumah warga, bahkan mencapai ketinggian selutut orang dewasa di RW 09, 04 dan 03 Kelurahan Dabo Lama.

Fenomena banjir rob ini terjadi hampir di setiap penghujung tahun atau pada Desember bagi warga di sekitar lokasi.

“Dari hasil tinjauan di lapangan, banjir rob kali ini cukup parah dibandingkan sebelumnya. Tercatat, lebih dari 100 rumah terdampak, terutama di RW 09, RW 04, dan RW 03,” kata Lurah Dabo Lama, Harie Kurniawan.

Baca juga: Banjir ROB di Karimun Rendam Pelabuhan Tanjung Batu, Warga Terpaksa Gulung Celana

Menurut Harie, sebagian rumah warga mengalami genangan air yang cukup tinggi, bahkan air masuk hingga ke dapur.

“Ketinggian air ini sudah cukup mengkhawatirkan, terlebih bagi rumah-rumah yang berada di dataran rendah,” ujarnya.

Dalam rangka mengantisipasi dampak yang lebih buruk, Lurah Dabo Lama menyatakan Kelurahan Dabo Lama telah memiliki Kampung Siaga Bencana (KSB).

“Kami akan berkoordinasi dengan Ketua KSB serta para ketua RT/RW yang terdampak. Jika air pasang semakin tinggi dan membahayakan warga, kami akan segera melakukan evakuasi atau relokasi sementara,” ungkap Harie.

Harie juga mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap kondisi air pasang dan mengutamakan keselamatan diri serta keluarga.

“Kami mengimbau agar masyarakat selalu memantau kondisi cuaca, mengamankan barang berharga, dan tidak ragu melapor kepada pihak terkait jika membutuhkan bantuan,” pungkasnya.

Baca juga: Peringatan BMKG Hang Nadim Soal Ancaman Banjir ROB di Wilayah Kepri pada 14 - 23 Desember

Diketahui, banjir rob yang semakin sering terjadi ini menjadi perhatian serius pemerintah setempat.

Diharapkan, melalui langkah-langkah sigap dan koordinasi bersama, dampak dari bencana ini dapat diminimalisir dan keselamatan warga tetap terjaga.(Tribunbatam.id/Febriyuanda)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News

Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved