WARGA TANJUNGPINANG DIJUAL DI KAMBOJA
Pria di Tanjungpinang Disekap di Kamboja, Tertipu Tawaran Gaji Besar Kerja di Luar Negeri
Awalnya, Agung dijanjikan bekerja di perkebunan sawit atau kilang minyak di Malaysia dengan bayaran puluhan juta rupiah
Penulis: Yuki Vegoeista | Editor: Eko Setiawan
TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Seorang pemuda asal Tanjungpinang bernama Agung menjadi korban penipuan kerja internasional setelah tergiur dengan tawaran gaji fantastis.
Awalnya, Agung dijanjikan bekerja di perkebunan sawit atau kilang minyak di Malaysia dengan bayaran puluhan juta rupiah.
Keberangkatan Agung dari Tanjungpinang menuju Batam difasilitasi oleh sebuah agensi yang menanggung seluruh biaya administrasi.
Setelah beberapa hari berada di Batam, Agung dipindahkan ke Malaysia. Namun, kenyataan pahit menimpanya ketika ia akhirnya dibawa ke Kota Poi Pet, Kamboja.
Menurut ibu Agung, Dessi, anaknya ditahan di sebuah kamar tanpa diperbolehkan keluar, serta tidak diberikan makanan dan minuman yang memadai.
"Anak saya hanya bisa berdiam diri di kamar yang disediakan. Dia mencari celah untuk menghubungi kami," ujar Dessi saat menceritakan pengalaman pahit putranya, Kamis (26/12/2024).
Informasi terakhir yang diterima Dessi menyebutkan bahwa Agung telah aman berkat bantuan seseorang di Kamboja.
Dessi mengungkapkan bahwa keluarga mengetahui keberadaan Agung di Kamboja setelah beberapa hari ia disekap.
"Kami sudah melaporkan kejadian ini ke Polresta Tanjungpinang, BP3MI, hingga KBRI. Syukurlah pihak-pihak terkait merespons dengan baik," katanya.
Keluarga berharap Agung dapat segera kembali ke Tanjungpinang dan berkumpul bersama keluarga.
Kasus ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap tawaran kerja luar negeri yang terdengar terlalu bagus untuk menjadi kenyataan. (TribunBatam.id/Yuki Vegoeista)
| Warga Tanjungpinang Korban TPPO di Kamboja, Ibu Agung Bingung Cari Uang Buat Biaya Pulang |
|
|---|
| Drama Pemuda Asal Tanjungpinang Disekap di Kamboja, Hoaks atau Fakta? |
|
|---|
| 6 Fakta Pemuda di Tanjungpinang Kepri Mengaku Korban TPPO di Kamboja, Kabur saat Mobil Kecelakaan |
|
|---|
| Polresta Tanjungpinang Tindak Lanjuti Laporan Pemuda Senggarang Jadi Korban TPPO di Kamboja |
|
|---|
| Data BP3MI, Ada Delapan WNI Asal Kepri Minta Dipulangkan Dari Kamboja Sepanjang 2024 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Dessi-ibu-Agung-Yuki-1.jpg)