Selasa, 12 Mei 2026

NATARU 2024

DPRD Batam Soroti Banyak Penumpang KM Kelud Batal Berangkat Akibat Calo, Singgung Solusi Pelni

Komisi I DPRD Batam turut menyoroti persoalan banyaknya penumpang KM Kelud Pelni gagal berangkat di Pelabuhan Bintang 99 Batu Ampar Batam.

Tayang:
TribunBatam.id/Beres Lumbantobing
NATARU 2024 - Pemudik menggunakan kapal Pelni KM Kelud di Pelabuhan Bintang 99 Batuampar, Batam, Kamis (26/12) kemarin. DPRD Batam menyoroti calon penumpang kapal Pelni KM Kelud gagal berangkat karena tiket palsu yang dibeli dari calo. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Komisi I DPRD Kota Batam menyoroti persoalan banyaknya penumpang kapal Pelni KM Kelud Pelni gagal berangkat di Pelabuhan Bintang 99 Batu Ampar Batam, Kamis (26/12) siang. 

Anggota Komisi I DPRD Batam, Tumbur Hutasoit mengatakan tidak seharusnya hal tersebut terjadi apalagi pada momen mudik yang sekali setahun dinanti masyarakat. 

Ia meminta harusnya pejabat yang terkait bisa memberikan dispensasi kepada penumpang. Pelni harus bisa berikan solusi bukan membiarkan.

"Kami sayangkan mereka sampai terlantar di pelabuhan. Pihak KSOP, Pelni dan instansi terkait harus mengambil kebijakan. Tidak membiarkan," ujar Tumbur Hutasoit, Jumat (27/12/2024).

Pejabat yang ditugaskan di Batam harus melayani.

Kepala PELNI, KSOP dan stakeholder lainnya harus melayani.

Baca juga: Calon Penumpang Batam Batal Berangkat Pakai Kapal Pelni KM Kelud, Pilih Pulang Pakai Roro 

Jangan membiarkan masyarakat balik lagi dengan perasaan kecewa. Mereka kan mau mudik," sesalnya.

Anggota DPRD Batam Tumbur Hutasoit menilai ada dua persoalan di situ. 

Pertama, penumpang tersebut beli tiket sudah menggunakan atas nama orang.

Sementara untuk beli tiket saat ini harus mengisi formulir sesuai biodata sendiri

Penumpang wajib mengisi nama lengkap, NIK, Tempat Tanggal Lahir, dan Jenis Kelamin sesuai KTP.

Persoalan kedua, ada juga beberapa penumpang membeli tiket dari akun Facebook (FB).

Baca juga: Gara-gara Beli Tiket di Calo, Puluhan Calon Penumpang KM Kelud Gagal Berangkat ke Belawan

"Aparat kepolisian harus mengusut tuntas yang menjual di FB," katanya.

Tumbur mengatakan masyarakat saat ini sulit mendapatkan tiket kapal KM Kelud.

Seharusnya Pelni membuka Non Seat seluas-seluasnya. 

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved