BERITA POPULER BATAM

DAFTAR 7 Berita Populer Batam, Singapura Ganggu Nelayan Melaut Hingga Maling Tas Tertangkap Warga

Tribun Batam merangkum daftar 7 berita populer untuk Anda. Cerita nelayan Belakangpadang yang dihadang patroli laut Singapura salah satunya.

TribunBatam.id/Istimewa
SINGAPURA GANGGU NELAYAN BATAM - Tangkap layar kapal Patroli Maritim Singapura menghantui kapal nelayan Belakangpadang, Kota Batam, Provinsi Kepri saat melaut. Informasi viral di medsos ini masuk dalam daftar 7 berita populer Batam hari ini untuk Anda. 


Baca Selengkapnya

Breaking News, Maling Tas Pemilik Rumah Makan di Batam Diamankan Warga

 

Warga amankan maling tas pemilik rumah makan di Jalan Duyung, Jodoh, Batam, Jumat (27/12/2024) malam
Warga amankan maling tas pemilik rumah makan di Jalan Duyung, Jodoh, Batam, Jumat (27/12/2024) malam(Tribunbatam.id/Donni Suhendra)

 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kasus pencurian tas milik seorang pengusaha rumah makan di Batam terjadi pada Jumat (27/12/2024) malam sekira pukul 19.00 WIB, di Jalan Duyung, Jodoh.

Tas milik Rasidi yang berisi uang tunai kurang lebih Rp3 juta dan handphone dibawa kabur seorang pria.

Saat ini pelaku telah diamankan warga. Informasi yang dihimpun dari warga sekitar, pelaku yang diketahui berasal dari Kalimantan itu sebelumnya ditangkap seorang pekerja bengkel yang berada tak jauh dari lokasi kejadian. 

Pekerja bengkel itu melihat pelaku berlari dengan tas di tangannya. Melihat gerak-geriknya yang mencurigakan, pekerja bengkel tersebut lantas berinisiatif menangkapnya.

Baca juga: Dua Maling Kabel PT Pelindo di Karimun Diringkus Polsek Tebing, Ini Tampangnya


Baca Selengkapnya

Cerita Nelayan Batam Hampir Mati Diganggu Polisi Singapore Saat Melaut, Sempat Jatuh Dari Kapal

 

Nelayan asal Belakang Padang yang tercebur kelaut akibat hempasan ombak kuat kapal patrli Polisi Marine Singapura menceritakan pengalaman mengejutkan yang saat memancing di perairan dekat Pulau Nipah
Nelayan asal Belakang Padang yang tercebur kelaut akibat hempasan ombak kuat kapal patrli Polisi Marine Singapura menceritakan pengalaman mengejutkan yang saat memancing di perairan dekat Pulau Nipah(Beres)

 

Tribunbatam.id,Batam -  Nelayan asal Belakang Padang, Muhammad Efendi (31), menceritakan pengalaman mengejutkan yang dialami bersama 8 rekan-rekannya saat memancing di perairan dekat Pulau Nipah. 

Ia dan rekan-rekannya hampir mati karena kapal patroli Polisi Maritim Singapura diduga mengintimidasi mereka saat sedang memancing. Polisi Singapore sengaja dengan membuat gelombang yang membuat kapal nelayan tenggelam. Kapal patroli berukuran besar bermanuver dilokasi kapal nelayan berukuran kecil. 

"Kami biasa mancing disana tapi dianggap menggangu oleh Polisi Singapore, tiba-tiba kapal patroli mereka bermanuver dilokasi buat ombak kuat sampai kawan kami terlempar ke laut," ujar Efendi menceritakan kejadian yang dialaminya, Sabtu (28/12). 

Ia mengaku lokasi dirinya dan rekan-rekan ketika turun memancing di perairan itu, masih dalam batas perairan Indonesia. 

"Kami ada bawa GPS handphone, itu masih di periaran Indonesia. Dari dulu kami sering mancing disitu," katanya. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved