Investor Taiwan Lirik Bintan
Tiga investor asal Taiwan berminat menanam modal untuk pembiakan ikan kerapu di Bintan
TANJUNGPINANG,TRIBUN- Tiga investor asal Taiwan berminat menanam modal untuk pembiakan ikan kerapu di Bintan. Sementara itu investasi di Tanjungpinang masih terhalang minimnya infrastruktur.
“Ada tiga grup investor dari Taiwan yang berminat membuat pembiakan dan penakaran kerapu di Bintan. Mereka sudah serius. Dalam waktu dekat ini akan datang," ujar Boby Jayanto, Ketua Kamar Dagang dan Industri Kota Tanjungpinang, Kamis (19/8).
Prospek pembiakan ikan kerapu tersebut sangat menjanjikan, terutama untuk pasaran Hongkong. Sebelumnya investor dari Taiwan juga sudah membuka lahan pertanian di Kangboi, Gunung Kijang.
Memang untuk daerah Bintan, investasi tidak terhalang infrastruktur. Karena lahan yang luas, para investor bisa mengembangkan pertanian dan peternakan dan juga perikanan. Sedangkan iklim investasi di Tanjungpinang masih terkendala infrastrktur.
"Tanjungpinang masih perlu pembangunan sarana infrastruktur. Terutama listrik dan air," jelas Boby.
Lahan di Tanjungpinang yang tidak terlalu luas lebih memungkinkan penanaman modal di bidang perhotelan dan industri kecil serta menengah.
Namun tentunya hal itu perlu infrastruktur yang baik. Termasuk juga pelabuhan barang. Menurut Boby saat ini sejumlah penanam modal dari negara lain masih menunggu rampungnya pelabuhan barang di Tanjung Moco.
Pelabuhan itu sendiri merupakan proyek sharing antara Pemerintah Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri dan pemerintah pusat. Pemko menyediakan lahan, DED dan akses jalan dikerjakan oleh provinsi. Saat ini pengerjaan penimbunan lahan sudah mulai dilakukan.
"Pemko hanya mengusulkan untuk infrastruktur FTZ di Dompak, dan menyediakan lahan. Sedangkan selebihnya dikerjakan oleh provinsi dan dari dana APBN," jelas Hamalis, Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatikan Kota Tanjungpinang, Jumat (20/8).(opi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/2705jaringan-pembangkit-listrik.jpg)