Minggu, 26 April 2026

Virus HMPV

Virus HMPV Terdeteksi di Malaysia, Warga Tanjungpinang Kepri Kembali Terapkan Prokes

Warga Tanjungpinang yang sering bepergian ke Malaysia mulai waspada penyebaran virus HMPV sejak banyak warga Negeri Jiran terdeteksi virus itu.

Penulis: Yuki Vegoeista | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Yuki Vegoeista
VIRUS HMPV - Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Selasa (7/1/2025). Warga Tanjungpinang yang biasa bepergian ke Malaysia mulai awas sejak Negeri Jiran dilaporkan banyak terjangkit Human Metapneumovirus atau HMPV. Pelabuhan di ibu kota Provinsi Kepri ini jadi salah satu pintu masuk warga dari luar negeri ke Tanjungpinang. 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id –Human Metapneumovirus atau virus HMPV terdeteksi di Malaysia. 

Sebagai daerah yang berdekatan dengan Malaysia, warga Tanjungpinang, Provinsi Kepri mulai menerapkan protokol kesehatan (prokes), jaga-jaga agar tidak terkena virus HMPV yang dilaporkan memicu gejala seperti batuk, pilek dan flu.

Selain itu, virus HMPV dilaporkan juga memicu sejumlah gejala penyakit seperti demam, sesak napas serta berpotensi menimbulkan komplikasi serius seperti bronkitis dan pneumonia pada kelompok rentan.

Warga Tanjungpinang yang biasa pulang pergi ke Malaysia pun memilih untuk menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah terjangkit dari virus HMPV.

“Saya selalu membawa hand sanitizer dan memakai masker,” ujar Amran, warga Tanjungpinang yang baru kembali dari Kuala Lumpur, Malaysia.

Baca juga: Virus HMPV Merebak di Malaysia, Dinkes Batam Imbau Lansia hingga Anak-anak Jaga Prokes

Ia mengaku selalu berhati-hati selama perjalanan.

Rina, seorang penumpang yang baru tiba dari Malaysia kepada Tribun Batam juga mengungkapkan hal serupa.

Sejak awal perjalanan, ia membiasakan diri untuk lebih sering mencuci tangan menggunakan sabun serta mengenakan masker.

Tidak hanya warga Tanjungpinang, antisipasi agar virus HMPV tak masuk ke ibu kota Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terus diperkuat oleh pemerintah.

Terutama di pintu masuk internasional seperti pelabuhan dan bandara. 

Baca juga: Dekat dengan Malaysia, Kadinkes Kepri Sebut HMPV Belum Ditemukan di Indonesia, Gejala Mirip Covid-19

Kepala Balai Karantina Kesehatan Tanjungpinang, Robert Meison Saragih, menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada laporan kasus HMPV di Indonesia, termasuk di Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang.

“Kami sudah meningkatkan kewaspadaan, terutama di pintu masuk internasional yang memiliki lalu lintas wisatawan dari Singapura dan Malaysia," tegasnya.

Ia menambahkan, jika ada pelaku perjalanan dalam kondisi tidak fit, mereka akan mengarahkan mereka untuk memeriksakan kesehatan ke rumah sakit yang sudah bekerja sama dengan Balai Karantina Kesehatan Tanjungpinang.

Robert juga menambahkan bahwa personel tambahan telah disiapkan untuk mengamankan periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). 

“Pemeriksaan ketat kami fokuskan pada gejala mirip influenza untuk mencegah potensi penyebaran virus,” katanya.

Baca juga: Polresta Tanjungpinang Tangkap Pelaku Dugaan Penyelundupan Pekerja Migran ke Malaysia

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved