Rabu, 22 April 2026

BUAYA DI BINTAN VIRAL

Pasca Viral Buaya Berjemur di Malang Rapat Bintan, Warga Jadi Waswas Pergi ke Sungai

Warga Bintan, Azwar Abu Bakar ungkap rasa waswasnya usai viral penampakan buaya berjemur di Desa Malang Rapat Bintan. Ia jadi takut ke sungai dan laut

|
Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Dewi Haryati
Tribun Batam.id/ Ronnye Lodo Laleng
LOKASI PENAMPAKAN BUAYA - Warga saat berada di lokasi penampakan buaya di jembatan perbatasan antara Desa Teluk Bakau, dan Desa Malang Rapat, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan, Senin (3/2/2025) 

BINTAN, TRIBUNBATAM.id - Pasca munculnya buaya di Gunung Kijang Bintan, warga pun dibuat waswas.

Reptil itu berjemur di jembatan perbatasan antara Desa Teluk Bakau, dan Desa Malang Rapat, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan, Minggu (2/2/2025).

Penampakan seekor buaya sepanjang hampir 5 meter itu, diabadikan oleh dua orang pemuda setempat. Sehingga, video 2 menit 13 detik itu viral di media sosial (Medsos).

Seorang warga Desa Teluk Bakau, Azwar Abu Bakar mengatakan, buaya itu baru pertama kali muncul, di Jembatan Selamat Datang Desa Malang Rapat, Jalan Pantai Trikora.

Baca juga: Viral di Bintan Buaya Berjemur di Malang Rapat Bintan, Polisi Minta Warga Waspada

"Buaya baru pertama kali muncul di jembatan ini," sebut Azwar, Senin (3/2/2025).

Walaupun selama ini, hewan itu tidak mengganggu, namun dia mengingatkan warga sekitar agar berhati-hati di area tersebut.

Terutama harus menjaga hewan peliharaan seperti ayam maupun budidaya ikan.

"Saya takut juga, kalau muncul di rumah-rumah warga, terutama di kandang-kandang ayam warga. Saya juga waswas ke sungai dan laut," katanya.

Kapolsek Gunung Kijang Iptu Jul Ilham membenarkan adanya buaya tersebut. 

"Kemarin kami sudah mendapatkan informasi dari warga sekitar," kata Jul.

VIDEO VIRAL  - Seekor buaya ditemukan di sungai selamat datang Malang Rapat, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan,  Provinsi Kepulauan Riau  (Kapri).
VIDEO VIRAL  - Seekor buaya ditemukan di sungai selamat datang Malang Rapat, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan,  Provinsi Kepulauan Riau  (Kapri). (Screenshot video warga)


Kapolsek mengimbau kepada warga yang beraktivitas di daerah itu, agar waspada dengan binatang tersebut. 

"Bagi masyarakat yang mencari rezeki di laut atau di sungai agar berhati-hati, terutama perhatikan keselamatan diri," ujarnya. 

Jul mengatakan, apabila warga menemukan kembali hewan reptil itu, agar tidak mengambil tindakan sendiri.

Sebaiknya, laporkan kepada pihak berwajib maupun lembaga yang menangani hewan dilindungi itu. 

Polsek Gunung Kijang telah menginstruksikan kepada Anggota Bhabinkamtibmas untuk mengingatkan warga di masing-masing desa kelurahan.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved