DISKOMINFOTIK ANAMBAS
Dampak Efisiensi Anggaran, Dinas Perpustakaan Anambas Hapus Lomba Bercerita Anak
Dampak efisiensi anggaran, kegiatan Bimtek, dan lomba bercerita anak pada Dinas Perpustakaan Anambas dihapus, pengadaan buku bacaan dikurangi
Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak | Editor: Dewi Haryati
ANAMBAS, TRIBUNBATAM.id - Kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat mulai diterapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di wilayah terdepan Indonesia itu, kini tengah menyelesaikan tahapan efesiensi anggaran dalam minggu ini.
Dampak efisiensi anggaran yang diberlakukan oleh Presiden RI Prabowo ini membuat anggaran kebutuhan OPD untuk tahun 2025 menjadi terpangkas, bahkan dihapus.
Tidak hanya bagi OPD dengan anggaran besar, OPD dengan pagu anggaran kecil pun turut mendapat perlakuan yang sama, yakni memangkas hingga menghapus sejumlah anggaran program yang telah ditetapkan.
Baca juga: Kebijakan Efisiensi Anggaran, Bagaimana Dampaknya pada Industri MICE di Batam?
Namun, total efisiensi anggaran Pemkab Kepulauan Anambas belum terhimpun seutuhnya karena sampai saat ini masih tahapan penyisiran.
Dari sejumlah OPD, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Anambas telah menyisir sejumlah item kebutuhan untuk tahun 2025.
Kapala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Rusmanda mengatakan, sejak adanya efisiensi ini pihaknya mesti melakukan pembatasan anggaran.
Pembatasan itu mencakup operasional kantor dan alat tulis kantor (ATK) untuk penunjang kinerja pegawai.
"Kalau operasional kantor, ATK dan hal yang sama dengan itu masih berjalan seperti biasa, hanya saja dipangkas sedikit saja," ucapnya saat dikonfirmasi, Kamis (13/2/2025).
Selain itu, pengadaan buku-buku bacaan juga ikut dikurangi dari volume biasanya yang diajukan dalam kebutuhan 2025.
Sementara untuk kegiatan, ada dua kegiatan besar yang dihapus pada tahun 2025 ini, yakni bimbingan teknis pengelolaan perpustakaan dan lomba bercerita anak.
"Kegiatan bimtek pengelolaan perpustakaan ini sebelumnya sudah kami laksanakan menyasar 5 kecamatan. Namun karena efek efisiensi ini, untuk 5 kecamatan lainnya yang belum terlaksana dengan berat hati kami batalkan ditahun ini," tuturnya.
Selaras dengan lomba bercerita anak juga mesti pihaknya urungkan, meskipun sejauh ini telah menorehkan prestasi oleh para anak-anak untuk mengharumkan Anambas.
Baca juga: Pemprov Kepri Pangkas Anggaran Rp285 Miliar untuk Efisiensi, Banyak Program yang Tertunda
"Lomba bercerita ini sampai tingkat nasional. Anak-anak Anambas sudah menorehkan prestasi ada yang juara 1 dan juara 2. Tapi karena provinsi juga menghapus, kami pun ikutan sama," ungkapnya.
Lalu perjalanan dinas telah dipangkas sebesar 50 persen, termasuk kegiatan yang dilaksanakan untuk sewa menyewa hotel maupun aula sudah tak lagi dilakukan.
"Kalau kegiatan di aula atau hotel sudah tak lagi kami lakukan, lebih jauh kami sudah laksanakan itu sebelum Inpres efisiensi anggaran ini," pungkasnya. (TRIBUNBATAM.id/Novenri Simanjuntak)
Baca berita Tribunbatam.id lainnya di Google News
Pemerintah Kabupaten Anambas
efisiensi anggaran
lomba bercerita anak
Anambas
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan
Temui Menteri KKP RI di Batam, Bupati Anambas Aneng Minta Pusat Dukung Percepatan Kampung Nelayan |
![]() |
---|
Keseruan ASN Diskominfotik Anambas Rayakan HUT RI dengan Berbagai Perlombaan |
![]() |
---|
Pemkab Anambas Matangkan Rencana Bangun Sekolah Rakyat di Desa Langir Undang Pemilik Lahan |
![]() |
---|
Pemkab Anambas Akan Hadirkan Dapur Umum MBG di Jemaja, di 16 Desa Lain juga Diusulkan |
![]() |
---|
Bupati Anambas Aneng Akan Aktifkan Lagi Laboratorium Jasa Konstruksi Dinas PUPR |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.