Kamis, 9 April 2026

RAMADHAN 2025

Larangan Saat Puasa Ramadhan yang Sebaiknya Dihindari, Lengkap dengan Dalilnya

Puasa Ramadan adalah ibadah yang tidak hanya menahan lapar dan dahaga tetapi juga menjaga diri dari hal-hal yang bisa membatalkan atau mengurangi

Editor: Tika Kartika
Canva
RAMADHAN 2025 - Gamabar Ilustrasi untuk Artikel Ramadhan. Berikut Larangan Saat Puasa Ramadhan yang Sebaiknya Dihindari, Lengkap dengan Dalilnya 

TRIBUNBATAM.id - Puasa Ramadan adalah ibadah yang tidak hanya menahan lapar dan dahaga tetapi juga menjaga diri dari hal-hal yang bisa membatalkan atau mengurangi pahala puasa.

Ada beberapa larangan yang harus diperhatikan oleh umat Muslim selama menjalankan ibadah puasa agar puasanya diterima oleh Allah SWT.

Dalam artikel ini, kita akan membahas berbagai larangan saat puasa Ramadan yang sebaiknya dihindari, lengkap dengan dalil dari hadis Nabi.

1. Makan dan Minum dengan Sengaja

Makan dan minum dengan sengaja saat berpuasa tentu saja membatalkan puasa. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:

"Maka sekarang campurilah mereka dan carilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu, serta makan dan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai malam." (QS. Al-Baqarah: 187)

Hadis Rasulullah SAW juga menjelaskan:

"Barang siapa yang lupa dalam keadaan berpuasa lalu ia makan atau minum, hendaklah ia menyempurnakan puasanya, karena sesungguhnya Allah-lah yang telah memberinya makan dan minum." (HR. Bukhari dan Muslim)

Dari hadis ini, jika seseorang lupa dan tidak sengaja makan atau minum, maka puasanya tetap sah. Namun, jika dilakukan dengan sengaja, puasanya batal dan harus diqadha setelah Ramadan.

2. Berbohong, Menggunjing, dan Berkata Kotor

Puasa tidak hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menjaga lisan dari perkataan yang tidak baik seperti berbohong, bergunjing (ghibah), dan berkata kotor.

Rasulullah SAW bersabda:

"Barang siapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta dan perbuatan dusta, maka Allah tidak butuh (tidak menerima) puasanya meskipun ia meninggalkan makan dan minumnya." (HR. Bukhari)

Dari hadis ini, jelas bahwa puasa tidak hanya soal menahan diri dari makan dan minum, tetapi juga menjaga diri dari keburukan lisan.

3. Marah dan Emosi Berlebihan

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved