RAMADHAN 2025

Kepala BI Kepri Minta Warga Bijak Berbelanja Menjelang Ramadan, Prediksi Harga Pangan Naik

Kepala BI Kepri, Rony Widijarto P meminta warga bijak berbelanja menjelang Ramadhan tahun ini demi menjaga stabilitas harga di pasaran.

TribunBatam.id/Beres Lumbantobing
BI KEPRI - Kepala Perwakilan Bank Indonesia Perwakilan Kepri, Rony Widijarto P saat ditemui di Kota Batam, Kamis (20/2/2025). Ia meminta warga bijak berbelanja menjelang Ramadhan tahun ini. Tujuannya untuk menjaga stabilitas harga di pasar. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kepulauan Riau (Kepri) memprediksi harga pangan akan mengalami kenaikan menjelang Ramadhan tahun ini. 

Kepala Perwakilan BI Kepri, Rony Widijarto P bahkan mengimbau warga berbelanja secara bijak guna menjaga stabilitas harga di pasaran.  

Meski begitu, Rony menegaskan stok pangan saat ini masih dalam kondisi aman. 

Namun, ia mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembelian dalam jumlah besar sekaligus.  

"Kami mengimbau masyarakat untuk belanja secukupnya, tidak perlu membeli kebutuhan untuk satu bulan penuh. Ini penting untuk menjaga keseimbangan pasokan dan harga di pasaran," ujar Rony, Senin (20/2/2025).  

Bank Indonesia Kepri terus mendukung upaya stabilisasi harga melalui strategi dari hulu ke hilir.

 

 

Salah satu langkah yang dilakukan adalah memastikan ketersediaan pasokan pangan, terutama menjelang Ramadan, yang biasanya diikuti dengan lonjakan permintaan.  

Selain itu, BI Kepri juga akan melaksanakan berbagai program untuk menekan inflasi, termasuk operasi pasar serta mendorong produktivitas sektor pertanian dan urban farming.  

"Kami akan terus menggalakkan gerakan urban farming agar masyarakat bisa ikut serta dalam mengatasi inflasi, terutama untuk komoditas seperti cabai merah yang sering menjadi penyebab utama kenaikan harga," tambahnya.  

Selain pengendalian inflasi, BI Kepri juga berencana meningkatkan nilai tambah bagi UMKM.

Khususnya pada produk unggulan daerah seperti wastra (kain tradisional). 

Baca juga: Gubernur Ansar Ahmad Sambut Kepala BI Kepri yang Baru dan Apresiasi Pejabat Lama

Program ini akan melibatkan konsultan dan desainer nasional guna meningkatkan daya saing produk Kepri di pasar global.  

"Kami ingin memperbaiki daya saing warga Kepri, bukan hanya dari sisi kualitas kain, tetapi juga dalam bentuk produk pakaian jadi, khususnya di sektor mode," jelasnya.  

Dengan berbagai langkah ini, ia berharap berharap stabilitas harga tetap terjaga selama Ramadan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pemberdayaan UMKM.(TribunBatam.id/Bereslumbantobing)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News

Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved