Organda Batam Senggol Pertamina, Pertanyakan Solar di SPBU Sering Kosong Hingga Antrean Panjang
Organda Batam soroti kinerja Pertamina setelah antrean panjang kendaraan untuk memperoleh solar di SPBU hingga ganggu layanan Trans Batam.
Penulis: Pertanian Sitanggang | Editor: Septyan Mulia Rohman
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Antrean kendaraan bermotor di Batam untuk mendapat solar di SPBU jadi sorotan.
Bahkan antrean kendaraan untuk mendapat solar di SPBU membuat layanan bus Trans Batam terganggu.
Organisasi Angkutan Darat (Organda) mempertanyakan kinerja Pertamina.
Humas Organda Batam, Jhon Sinaga mengaku antrean kendaraan untku mendapat solar di SPBU menurutnya sudah terjadi setidaknya sepekan terakhir.
"Saya terus berusaha keliling mengecek ke lapangan. Pada Selasa (19/2/2025), saya menemukan di SPBU yang ada di Pintu I Tanjung Piayu. Dimana untuk solar kondisinya kosong dari pukul 08.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB," sebutnya.
Baca juga: Daftar 7 Berita Populer Hari Ini, Operasi Bis Trans Batam Terganggu Karena Antre Solar
Kekosongan solar tersebut membuat kendaraan mengantri cukup lama bahkan sampai ke jalan raya yang membuat arus kendaraan terganggu.
Bukan hanya di Tanjung Piayu yang paling parah antrean pengisian solar terjadi di SPBU Top 100 Tembesi, Genta III Batuaji dan SPBU Merapi subur.
Tiga SPBU ini lokasinya sangat dengan dengan jalan raya dan berada di jalur utama yang banyak dilalui angkutan umum.
"Jadi saat antre, kendaraan sampai ke jalan raya. Hal ini membuat kondisi arus lalu lintas terganggu," kata Jhon.
Jhon mengatakan yang paling mirisnya lagi Kota Batam sebagai kota Pariwisata dimana bus pariwisata juga harus ikut mengantri untuk melakukan pengisian solar.
Baca juga: Calon Penumpang Trans Batam Gusar, Tunggu Bus Sampai 3 Jam, Petugas: Antre Isi Solar
"Pertamina bisa membayangkan tidak, kalau bus pariwisata yang membawa wisatawan ikut mengantri pengisian solar sampai berjam jam," kata Jhon.
Bukan hanya itu bagaimana dengan bus pariwisata yang terlambat menjemput dan mengantar wisatawan.
"Saat ini Pemerintah kota Batam juga terus menggalak bus trans Batam, sebagai angkutan yang aman dan nyaman. Tetapi kalau penumpang terlantar otomatis warga juga tidak akan mau naik trans Batam," ucapnya.
Dia juga berharap Pertamina bisa mendukung program pemerintah menjadikan Kota Batam sebagai kota pariwisata.
Dengan armada yang tidak telat jemput dan antar penumpang hanya karena ketidak tersediaan solar di SPBU.
Baca juga: Dewan Minta Disperindag dan Pertamina Data Pengecer Jadi Pengecer Resmi
| Kronologi Kecelakaan Maut di Batam Hari Ini Renggut Nyawa Ibu dan Anak Perempuannya |
|
|---|
| Uang Pengusaha Batam Rp1,8 Miliar Hilang, Kuasa Hukum Beri CIMB Niaga Waktu 7 Hari |
|
|---|
| Batam Jadi Panggung Festival Grafiti Internasional, Wajah Kota Disulap Jadi Kanvas Seni Urban |
|
|---|
| Warga Antusias Ikuti Aksi Donor Darah Kamajaya Batam di DC Mall |
|
|---|
| Saksi Mata Ungkap Detik-Detik Kecelakaan Maut di Batam Renggut Nyawa Ibu dan Anak Perempuannya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Antrian-Minyak-solar.jpg)