Tiga Dapur MBG di Batam Suplai Makanan Bergizi Gratis untuk 9.758 Pelajar
Sebanyak 9.758 pelajar di Batam kini menikmati makanan bergizi gratis melalui program Makan Bersama di Sekolah (MBG).
Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Septyan Mulia Rohman
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Sebanyak 9.758 pelajar di Kota Batam, Provinsi Kepri kini menikmati makanan bergizi gratis melalui program Makan Bersama di Sekolah (MBG).
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Batam, Tri Wahyu Rubianto, mengatakan bahwa program ini menyasar 9.758 pelajar.
Pelajar tersebut dari tingkat TK, SD hingga SMP di Kecamatan Bengkong, Sungai Beduk dan Batam Kota.
"Saat ini, pelaksanaan MBG sudah melibatkan tiga dapur yang menjangkau 13 sekolah dengan total sasaran 9.758 pelajar," ujar Tri Wahyu saat ditemui Rabu (26/2/2025).
Untuk memastikan kualitas makanan yang diberikan kepada siswa, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan berbagai instansi, termasuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Baca juga: Pemprov Kepri Soal Makan Bergizi Gratis, Anggarkan Rp 50 Miliar Bantu Kebutuhan MBG
“Kami berinisiatif mengorganisir pemangku kebijakan, mulai dari BPOM, SPPG, Dinkes, Polresta, hingga Kodim. Ini semua kita organisir dengan melakukan evaluasi setiap dua minggu sekali,” jelasnya.
Tri juga mengungkapkan bahwa tiga dapur MBG yang beroperasi saat ini merupakan milik mitra Badan Gizi Nasional (BGN).
Di antaranya Yayasan Siap di Kecamatan Bengkong, Yayasan Darul Solihin di Kecamatan Batam Kota dan Yayasan Yon Kenedia di Kecamatan Sei Beduk.
"Semua itu dapur mitra BGN. Bahkan untuk dapur BGN sendiri kita belum tahu kapan beroperasinya. Mungkin dalam waktu dekat," katanya.
Pihaknya juga masih menunggu petunjuk teknis (juknis) dari BGN terkait pengadaan dapur MBG yang dikelola pemerintah.
Baca juga: Disdik Batam Siapkan Strategi Percepat Program Makan Bergizi Gratis, Seperti Apa?
"Saat ini juknis untuk pengadaan dapur masih dimutakhirkan oleh mereka berdasarkan evaluasi yang sudah berjalan," tutupnya. (TribunBatam.id/Ucik Suwaibah)
Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News
| Penyesalan Papi Tama Usai Kematian Dwi Putri di Batam, Anak Terus Tanya ‘Mama di Mana?’ |
|
|---|
| BP Batam Percepat Layanan Izin Lingkungan Jadi 29 Hari, Dukung Kemudahan Investasi |
|
|---|
| Pengacara Nilai Ada Dugaan TPPO dalam Kasus Kematian Dwi Putri: Tidak Sekadar Pembunuhan |
|
|---|
| Ada Perbaikan Gardu PLN di IPA Muka Kuning, Suplai Air di Batam Terganggu 3 Jam |
|
|---|
| Warga Batam Siap-siap Tampung Air, Ada Gangguan Distribusi Air Hari Rabu, 6 Mei 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Makan-bergizi-gratis-di-SD-010-Bengkong.jpg)