LIPUTAN KHUSUS
Pemko Batam Targetkan Efisiensi Anggaran hingga Rp150 Miliar, Ada 3 Aspek Kena Dampak
Efisiensi anggaran masih dilakukan Pemko Batam dengan pemangkasan sejumlah pos belanja. Kini sudah masuh tahap ketiga. Targetnya total Rp150 miliar
Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Dewi Haryati
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Efisiensi anggaran terus dilakukan Pemerintah Kota Batam dengan pemangkasan sejumlah pos belanja.
Saat ini, upaya penghematan telah memasuki tahap ketiga setelah sebelumnya memangkas Rp128 miliar.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengatakan efisiensi ini bertujuan untuk mengalihkan anggaran ke program yang lebih produktif dan bermanfaat bagi masyarakat.
"Sekarang sedang dilakukan efisiensi di tahap ketiga, sudah dua tahap sebelumnya. Nah, kita harapkan bisa menambah lagi sekitar Rp22 miliar, sehingga harapan kita bisa Rp150 miliar," ujar Amsakar, Senin (3/3/2025).
Baca juga: Sekdako Batam Pastikan Efisiensi Anggaran Tak Ganggu Tenaga Honorer: Aman
Menurutnya, efisiensi ini bukan sekadar memangkas anggaran, tetapi memastikan bahwa alokasi dana benar-benar berdampak pada masyarakat.
"Toh, APBD kembali ke Batam juga, hanya posnya yang tadinya dinilai tidak bersentuhan dengan masyarakat, yang tidak terukur penggunaan uangnya, kita alihkan ke kegiatan yang lebih produktif, yang betul-betul terukur, nampak, dan manfaatnya dirasakan oleh masyarakat," imbuhnya.
Pria 56 tahun ini menuturkan bahwa efisiensi ini berbeda dari refocusing anggaran, di mana dana biasanya dikembalikan ke pusat.
Kali ini, anggaran tetap dikelola di Batam, tetapi dengan pemanfaatan yang lebih efektif.
"Ini ndak. Duitnya berputar di Pemko, tapi yang dinilai tidak efektif menjadi lebih efektif. Yang banyak sewa-sewa hotel, ndak usah pakai hotel lagi, cukup pakai lantai 4 Pemko Batam itu. Yang banyak acara ndak jelas- jelas itu," katanya.
Mengenai poin efisiensi yang dilakukan, Amsakar merinci tiga aspek dalam efisiensi anggaran Pemko Batam.
"Sebenarnya kunci dari efisiensi itu pertama, perjalanan dinas. Kedua, kegiatan yang sifatnya seremonial yang sebenarnya dapat dilaksanakan di lantai 4 Pemko, di DPRD, tapi mau dilaksanakan juga di hotel-hotel tertentu," katanya.
Bahkan, ia mengatakan bahwa Musrenbang kecamatan pun cukup dilakukan di kecamatan tanpa perlu menyewa tempat lain.
Baca juga: Efisiensi Anggaran, Disdik Batam Pangkas Anggaran Perjalanan Dinas hingga 50 Persen
"Musrenbang kecamatan cukup di kecamatan saja lah, ndak usah hotel-hotel. Angkut saja kursi-kursi meja di situ buat acara itu," tegasnya.
Lalu yang terakhir, ia menyebut bantuan sosial juga menjadi salah satu yang terdampak.
"Bansos yang sifatnya tidak berkontribusi untuk daerah ini, intinya bansos yang dilakukan efisiensi," kata Amsakar.
Namun, ia tidak menyebut secara detail bansos yang sepeti apa yang akan dilakukan efisiensi. (Tribunbatam.id/Ucik Suwaibah)
Baca berita Tribunbatam.id lainnya di Google News
| Damkar Kota Batam Catat 47 Kejadian Kebakaran di Berbagai Wilayah di Batam di Awal 2026 |
|
|---|
| Sebulan Tiga Kasus MBG di Batam: Makanan Basi, Nasi Ber-ulat dan Muncul Kecoak di Omprengan |
|
|---|
| Kecoak Nongol di MBG SMA Negeri 14 Batam, Kepala SPPG Batu Ampar: Tenyata Anak Jangkrik |
|
|---|
| Efisiensi Anggaran, Bapenda Batam Akan Evaluasi Target Pajak Hotel dan Restoran |
|
|---|
| BP Batam Pangkas Anggaran Capai 37 Persen, Dana Perjalanan Dinas dan Seremoni Kena Potong |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Amsakar-0303.jpg)