Rabu, 6 Mei 2026

Mobil di Tanjungpinang Nyemplung ke Laut

Kecelakaan Maut di Tanjungpinang, Mobil Honda BRV Terjun ke Laut, Polisi Ungkap Dugaan Sementara

Polisi mengungkap dugaan sementara penyebab kecelakaan maut di Tanjungpinang dimana mobil Honda BRV terjun ke laut area Pelantar II, Sabtu dini hari.

Tayang:
Penulis: Endra Kaputra | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Humas Basarnas Tanjungpinang
KECELAKAAN MAUT DI TANJUNGPINANG - Tim SAR gabungan saat evakuasi korban lakalantas maut di Pelantar ll Tanjungpinang, Sabtu (8/3) dini hari. Polisi mengungkap dugaan sementara penyebab kecelakaan maut di Tanjungpinang hingga mobil terjun ke laut menewaskan pengemudi. 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Polisi mengungkap dugaan sementara penyebab kecelakaan maut di Tanjungpinang dimana satu unit mobil Honda BRV terjun ke laut pada Sabtu (8/3) dini hari.

Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Pol Hamam Wahyudi melalui Kapolsek Tanjung Kota, Iptu Misyamsu Alson mengungkap dugaan sementara penyebab kecelakaan maut di Tanjungpinang itu akibat pengemudi mobil Honda BRV meminum minuman beralkohol.

Sebagai informasi, kecelakaan maut di Tanjungpinang itu terjadi di kawasan Pelantar II, Sabtu (8/3) dini hari.

Mobil Honda BRV yang dikemudikan Allen alias Aleng (67) terjun ke laut hingga terekam kamera pengawas (CCTv).

Sopir mobil Honda BRV itu tewas di lokasi kejadian.

Baca juga: Kronologi Mobil BRV Nyemplung di Laut Tanjungpinang, Supir Tewas Karena Terjebak Dalam Mobill

“Dugaan sementara kelalaian pengemudi usai minum alkohol,” sebutnya, Minggu (9/3/2025).

Dugaan tersebut diperkuat oleh keterangan rekan korban sebelum kejadian.

Iptu Alson menjelaskan, awalnya korban baru saja menghadiri atau melayat orang meninggal di kawasan tersebut.

Ia mengungkap jika ada kegiatan mengonsumsi minuman beralkohol juga di lokasi itu.

Saat korban berjalan pulang menuju kendaraannya, rekan korban sempat menawarkan untuk diantar ke rumahnya.

Baca juga: Mobil Honda BRV di Tanjungpinang Nyemplung ke Laut, Pengemudi Dipastikan Tewas di Tempat

“Soalnya, rekannya melihat kondisi korban sempoyongan. Sudah ditawarkan untuk diantar saja pulang dengan kendaraan motor,” sebutnya.

Namun, korban menyampaikan tidak perlu dan bisa pulang sendiri.

Setelah itu, rekan korban pun meninggalkannya dan terjadilah peristiwa kecelakaan maut di Tanjungpinang itu tersebut.

“Bahkan rekan korban tahu kawannya mengalami peristiwa itu setelah viral di media sosial,” ucapnya kembali.

Dalam rekaman CCTv yang sempat viral di Kepri memperlihatkan jika mobil bergerak mundur hingga menabrak pembatas dermaga.

Baca juga: Kronologi Perkelahian di Taman Gurindam 12 Tanjungpinang Hingga Viral di Kepri

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved