BP BATAM
Kepala BP Batam Amsakar Achmad Instruksikan Evaluasi Lahan Tidur
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad menginstruksikan untuk mengevaluasi lahan tidur guna mempercepat pembangunan di kota industri ini.
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menginstruksikan untuk mengevaluasi lahan tidur di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Ini menurutnya penting sekaligus komitmennya dalam mempercepat pembangunan di Batam.
Kepala BP Batam menekankan pentingnya kebijakan yang lebih ketat terhadap pemanfaatan lahan agar Batam semakin berkembang sebagai pusat investasi.
"Saya tidak ingin ada lahan yang hanya dibayar 10 persen karena itu belum menunjukkan keseriusan berinvestasi. Minimal harus 50 persen," tegasnya dalam keterangan yang diterima TribunBatam.id, Jumat (14/3/2025).
Amsakar Achmad yang ditemui sesudah menghadiri pelantikan Persatuan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di ruang Holding Lantai IV Kantor Wali Kota Batam, Jumat (14/3/2025) mengungkap bahwa BP Batam tengah menyusun Peraturan Kepala (Perka) terkait pemanfaatan lahan.
Baca juga: Profil Sudirman Saad, Deputi Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan BP Batam
Salah satu aturan yang dirancang adalah menaikkan kewajiban pembayaran awal bagi pemegang lahan.
Selain itu, Amsakar Achmad meminta bagian pengelolaan pertanahan BP Batam untuk menelusuri pemegang lahan yang baru membayar 10 hingga 15 persen.
Ia menegaskan bahwa pengusaha yang serius harus berani menambah modalnya.
Kepala BP Batam itu juga menegaskan bahwa lahan yang tidak dimanfaatkan dalam jangka waktu tertentu akan ditarik kembali.
"Jika dalam satu hingga dua tahun lahan tersebut tidak dimanfaatkan, kami akan menariknya kembali agar lebih produktif," ujarnya.
Baca juga: Presiden Prabowo Perintahkan Kepala BP Batam dan Jajaran Percepat Kemajuan Batam
Langkah ini, menurutnya, bertujuan agar lahan di Batam benar-benar digunakan untuk investasi dan pembangunan, bukan hanya dibiarkan terbengkalai.
Kebijakan ini juga sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen yang dicanangkan Presiden RI, Prabowo Subianto.
Amsakar Achmad optimistis Batam dapat mencapai pertumbuhan ekonomi 9,5 hingga 10 persen.
Mengingat kota ini memiliki berbagai keunggulan sebagai kawasan perdagangan bebas (Free Trade Zone).
"Batam punya fasilitas khusus seperti bebas Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Pajak Barang Mewah (PBMn), dan bea masuk. Ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk menarik investasi," pungkasnya. (*)
Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News
Batam
Badan Pengusahaan Batam
BP Batam
Kepala BP Batam
Wakil Kepala BP Batam
Amsakar Achmad
Li Claudia Chandra
| RSBP Batam Raih Sertifikasi ISO 9001:2015, Perkuat Layanan Medis Berstandar Internasional |
|
|---|
| BP Batam Pastikan Kualitas Pelayanan Penumpang Pelabuhan Internasional Berjalan Optimal |
|
|---|
| Amsakar Meradang Soal Pungli Wisatawan Asing di Pelabuhan Batam, Tidak Boleh Terulang Lagi |
|
|---|
| Amsakar Sebut Batam Masih Andalkan Waduk, Belum Ada Wacana Cari Sumber Air Baku Baru |
|
|---|
| Amsakar Salat Idulfitri di Dataran Engku Putri, Open House Lebaran di Wisma BP Batam |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Kepala-BP-Batam-Amsakar-Achmad-soal-lahan-tidur.jpg)