BATAM TERKINI
Sempat Viral Pria Acungkan Parang di Bengkong Harapan, Warga Batam Sesalkan Kasus Berujung Damai
Perdamaian antara pelaku yang acungkan parang di Bengkong Harapan dan korban disesalkan oleh sejumlah warga Kota Batam, Provinsi Kepri.
Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Thomas Tonek Thomlimah Limahekin
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Keributan di Simpang 4 Bengkong Harapan hingga Jalan Raya Bengkong Harapan, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada Sabtu malam (29/3/2025) sekitar pukul 22.00 WIB akhirnya diselesaikan melalui jalur damai.
Langkah perdamaian dilakukan mengingat antara pelaku dan korban sudah sepakat untuk menyelesaikan pertikaian itu secara kekeluargaan.
Polsek Bengkong lantas mengupayakan pendekatan Restorative Justice (RJ) untuk menyelesaikan konflik antara para pihak yang terlibat.
"Pasca kejadian, pelaku sudah kita amankam. Karena pelaku dan korban masih satu paguyuban, pelaku dan korban sepakat berdamai," ujar Kapolsek Bengkong melalui Kanit Reskrim, Iptu Marihot Pakpahan kepada TRIBUNBATAM.id, Senin (31/3/2025).
Menurut Marihot, kasus tersebut sempat menjadi viral di media sosial. Pelaku langsung diamankan meskipun tak ada korban yang melapor. Setelah diusut, ternyata pelaku dan korban berasal dari sayu paguyuban.
"Karena sudah damai, kasusnya sudah selesai," ungkap Marihot.
Baca juga: Viral Pria Bawa Senjata Tajam Mengamuk di Bengkong Batam, Polisi Sebut Belum Ada Laporan
Menanggapi insiden perdamaian, sejumlah netizen lantas berkomentar. Mereka meminta aparat kepolisian dapat memberikan efek jerah pada pelaku.
"Kalau sudah damai, lalu besok berulah lagi. Siapa yang tanggung jawab. Ini sudah buat orang panik, bawa parang di tengah jalan bacok orang," ungkap warga Batam, Dila.
Dia menilai, seharusnya polisi jelih melihat kasus seperti ini. Sebab, arogansi premanisme seperti itu sudah sangat meresahkan warga.
Tidak hanya Dila, warga Bengkong Harapan, Tere juga menyoroti persoalan yang berujung damai tersebut.
Dia menilai, polisi harus memberikan efek jerah terhadap pelaku sehingga dapat menjadi pelajaran bagi pelaku lainnya.
"Kacau juga kalau Restorative Justice, besok orang banyak berbuat onar, dia berpikir bisa damai," ucap Tere.
Insiden pria membawa parang mengamuk di tepi jalan terjadi beberapa hari sebelumnya. Dia mengacungkan parang lalu menebas kepada pengendara yang melintas. Kejadian itu membuat kepanikan sejumlah warga.
Kanit Reskrim Polsek Bengkong mengatakan, kejadian itu bermula ketika pelaku bernama Yohanes Aran Nama alias Yance (42) hendak membeli makanan di daerah Bengkong Harapan.
Baca juga: Warga Sesalkan Perkelahian di Taman Gurindam 12 Tanjungpinang yang Sempat Viral, Berakhir Damai
Di tengah perjalanan, dia terserempet oleh seorang remaja yang mengendarai sepeda motor. Emosi memuncak, Yance lantas memarahi dan memukul remaja tersebut.
viral
Bengkong Harapan
parang
Batam
Kota Batam
Kepri
Provinsi Kepri
Polsek Bengkong
restorative justice
damai
TRIBUNBATAM.id
| Ayah Korban Asusila Guru Ngaji Sagulung Batam Menangis: Saya 50 Tahun Tak Nangis, Ini Saya Tak Kuat |
|
|---|
| Rakernis Intelkam Polda Kepri, Kapolda Soroti Isu PMI Ilegal dan Ancaman Siber |
|
|---|
| 1.980 CPNS dan PPPK Kota Batam Terima SK Pengangkatan |
|
|---|
| Wings Air Layani Rute Penerbangan Batam, Dabo Singkep dan Singkawang |
|
|---|
| Satreskrim Polresta Barelang Masih Pelajari Hasil Autopsi Mayat Tatap Limbong |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Pelaku-dan-korban-berdamai-di-Polsek-Bengkong-kasusnya-dihentikan.jpg)