Kamis, 16 April 2026

Penemuan Mayat di Karimun

Penemuan Mayat di Bedeng Belakang Kafe Janji Jiwa Karimun, Ini Identitas dan Kronologinya

Terungkap sesosok mayat lelaki yang ditemukan bedeng belakang Kafe Janji Jiwa Karimun, Sabtu (12/4). Korban Ilham, tukang bangunan di sana

Penulis: Yeni Hartati | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Yeni Hartati
MAYAT DI KARIMUN - Terungkap sosok mayat laki-laki yang ditemukan di kawasan rumah bedeng belakang Kafe Janji Jiwa, Jenderal Sudirman Poros, Kelurahan Baran Timur, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Sabtu (12/4/2025). Korban bernama Ilham, seorang tukang bangunan 

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Sesosok mayat laki-laki ditemukan di kawasan rumah bedeng Kafe Janji Jiwa Karimun, Jenderal Sudirman Poros, Kelurahan Baran Timur, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri, Sabtu (12/4/2025).

Identitas mayat laki-laki itu diketahui bernama Ilham (48), warga Urung, Kecamatan Kundur Utara.

Semasa hidup, dia dikenal berkerja sebagai tukang bangunan di Pulau Karimun Besar.

Keponaan korban, Solihin mengatakan, korban ditemukan sudah tidak bernyawa sekitar pukul 11.30 WIB, Sabtu.

Baca juga: Awal Mula Penemuan Mayat Pria Penuh Luka di Surabaya, Diduga Diserang Anjing Perliharaannya

"Almarhum ini tinggal di belakang Kafe Janji Jiwa. Dulu dia kerja bangunan di sana, setelah kerja selesai dia masih tinggal di situ," ujar Solihin, Minggu (13/4/2025).

Solihin mengaku tidak tahu secara pasti dugaan kematian korban. Namun ia mengetahui selama ini korban tidak pernah mengeluhkan penyakit apapun.

"Sebelumnya dia tidak pernah mengeluhkan sakit, riwayat sakit juga tidak ada. Tiba-tiba aja ditemukan dalam kondisi sudah meninggal," ujarnya.

Diketahui, jenazah korban ditemukan dalam kondisi telungkup di rumah bedeng. Saat itu pintu terkunci dari dalam ruangan.

Kronologi Penemuan Mayat

Sementara, Pemilik Kafe Janji Jiwa Muhammad Yunus mengatakan, korban tinggal di kawasan tersebut sekitar satu pekan.

"Malam Jumat itu kami masih lihat dia sehat, sempat jalan-jalan juga. Dia memang berencana pulang ke Urung," ujar Yunus.

Yunus mengaku keluarga korban sempat menghubungi, namun nomor teleponnya tidak dapat dihubungi atau tidak aktif.

"Saya sempat dihubungi istrinya, terus saya sampaikan sama karyawan untuk melihat korban. Pas dilihat, ternyata dia sudah dalam kondisi telungkup tidak bernyawa," tambahnya.

Baca juga: 5 Fakta Penemuan Mayat Wanita Dalam Indekos Batam, Kondisi Helen Devita Memprihatinkan

Yunus menyebut korban diketahui memiliki riwayat penyakit hipertensi.

Hal itu diketahuinya berdasarkan keterangan istri korban. Saat itu tensi korban sempat menyentuh angka 200 mmHg.

"Kemungkinan karena jantung. Istrinya sempat kasih tahu pas nelpon, dan korban ini tidak pernah mengonsumsi obat tensi. Dari keterangan dokter, korban telah meninggal sejak Jumat (11/4/2025)," tutupnya. (TRIBUNBATAM.id / Yeni Hartati)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved