Rabu, 22 April 2026

Mahasiswi UMRAH Nyaris Jadi Korban Begal di Pulau Dompak Tanjungpinang, Dikejar 2 Pemotor

Mahasiswi UMRAH dan temannya yang berboncengan motor nyaris jadi korban begal saat berada di kawasan sepi Pulau Dompak, Tanjungpinang

|
Penulis: Yuki Vegoeista | Editor: Dewi Haryati
TribunBatam.id/Yuki Vegoeista
BEGAL DI TANJUNGPINANG - Jalanan di Pulau Dompak Tanjungpinang yang menjadi lokasi aksi kejar-kejaran antara begal dan mahasiswi UMRAH, Sabtu (12/4/2025) malam 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id – Seorang mahasiswi Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Resma, nyaris menjadi korban begal saat melintasi kawasan sepi di Pulau Dompak, Tanjungpinang, Kepri, Sabtu (12/4/2025) malam, sekitar pukul 22.30 WIB. 

Kejadian bermula saat Resma bersama seorang temannya hendak mencari tempat duduk di Taman Dompak usai membeli jajanan di Tepi Laut Tanjungpinang.

Namun karena taman penuh oleh pasangan muda-mudi, mereka memutuskan untuk berkeliling sambil menunggu kursi kosong. 

Tanpa menentukan rute yang jelas, mereka akhirnya berkeliling ke arah jalan lingkar Dompak yang dikenal rawan karena minim penerangan dan sepi.

Baca juga: 3 Pelaku Begal Tidak Tahu Korbannya Anggota Polri, Briptu AA Dibacok Celurit di Bekasi

Meski sempat ragu karena pernah mendengar kabar begal di kawasan tersebut, Resma dan temannya tetap melanjutkan perjalanan, karena melihat area cukup ramai oleh pengunjung malam Minggu. 

Di tengah jalan, mereka sempat berhenti sejenak untuk memotret pemandangan. Tak lama setelah itu melihat lampu motor yang mencurigakan.

“Saya pikir itu orang pacaran mau mojok, tapi pas lampunya dinyalain berkedip-kedip, teman saya langsung bilang, ‘ini nggak beres’, dan langsung starter motor,” kata Resma kepada TribunBatam.id saat dijumpai, Kamis (17/4/2025).

Mereka kemudian dikejar oleh dua motor yang masing-masing berboncengan. 

Salah satu pelaku bahkan sempat melempar benda keras mengenai bahu Resma. 

Untungnya, temannya yang mahir mengendarai motor berhasil menghindari kejaran pemotor mencurigakan itu.

Mereka akhirnya berlindung di rumah kerabat Resma yang tak jauh dari lokasi.

Zuhamidi, warga sekitar sekaligus kerabat Resma, mengatakan mereka terkejut melihat Resma datang malam-malam dalam keadaan pucat dan ketakutan. 

“Dia bilang baru kena begal. Kami langsung keliling cari pelaku, tapi nggak ketemu,” ungkapnya.

Zuhamidi menambahkan, kawasan tersebut memang tergolong rawan, terutama di malam hari karena minim patroli dan penerangan. 

Ia berharap ada peningkatan keamanan dari pihak berwenang.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved