Jumat, 24 April 2026

RICUH PASAR BINTAN CENTER TANJUNGPINANG

Breaking News, Pasar Bincen Tanjungpinang Ricuh, Pengamen Bawa Sajam Ribut dengan Pedagang

Pasar Bintan Center (Bincen) Tanjungpinang ricuh setelah pengamen diduga mabuk ribut dengan pedagang sambil keluarkan senjata tajam (sajam), Senin.

Penulis: Yuki Vegoeista | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Yuki Vegoeista
PASAR BINTAN CENTER TANJUNGPINANG - Tampak depan kantor Polsek Tanjungpinang Timur, Senin (21/4/2025). Penyidik di sana masih memeriksa pedagang dan pengamen untuk diminta keterangannya. Seorang pengamen diduga dalam kondisi mabuk bikin ricuh di Pasar Bintan Center Tanjungpinang. Warga ketakutan karena pengamen itu diduga mengeluarkan senjata tajam (sajam). 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Pasar Tradisional Bintan Center (Bincen) Tanjungpinang mendadak ricuh pada Senin (21/4/2025).

Ricuh di Pasar Bintan Center Tanjungpinang terjadi saat dua pengamen yang diduga mabuk terlibat adu mulut dengan salah satu pedagang. 

Pengamen ini bahkan diduga membawa senjata tajam hingga membuat pedagang dan pengunjung di Pasar Bintan Center Tanjungpinang panik.

Soleh, pedagang ikan di Pasar Bintan Center Tanjungpinang tersebut menceritakan bahwa kejadian bermula ketika pengamen ini datang dan mulai membuat kegaduhan di tengah ramainya aktivitas pasar. 

Ia pun mencoba menegur secara baik-baik, namun malah mendapat respons agresif.

Baca juga: Harga Cabai di Pasar Bintan Center Tanjungpinang Naik, Konsumen dan Pedagang Keluhkan Dampaknya

“Mereka ribut di tengah keramaian. Saya tegur supaya jangan bikin onar. Tapi malah ditantang,” ujarnya.

Yang membuat warga di sana terkejut, pengamen itu diduga mengeluarkan benda tajam dari pinggangnya sambil mengancam. 

Soleh mencium bau alkohol yang kuat dari arah pelaku dan menduga keduanya sedang dalam pengaruh minuman keras.

“Kelihatan jelas mereka gak sadar, bau alkoholnya menyengat. Saya juga kaget pas dia keluarkan sajam,” lanjutnya.

Setelah sempat mengancam, pengamen tersebut melarikan diri ke arah kantor Polsek yang berada tak jauh dari lokasi pasar.

Baca juga: Puluhan Timbangan di Pasar Bintan Center Tanjungpinang Ditera Ulang, Ini Hasilnya

Soleh yang merasa perlu membela diri pun langsung mengejarnya.

“Saya refleks kejar dia sampai ke Polsek, karena merasa terancam,” katanya.

Beberapa pedagang lainnya turut membenarkan bahwa para pengamen seperti itu memang sering berkeliaran di pasar. 

Mereka biasanya datang sendiri atau berkelompok kecil dan seringkali memaksa orang untuk memberi uang. 

Tak jarang, jika permintaan mereka ditolak, mereka menunjukkan sikap kasar.

Baca juga: Tim Damkar Tanjungpinang Bersihkan Tumpahan Solar di Pasar Komplek Bintan Center

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved