Minggu, 17 Mei 2026

Karimun Terkini

Mengenal Kuliner Lemang Bambu, Proses Pembuatan Dibakar Hingga Enam Jam

Kuliner khas atau biasa di sebut lemang merupakan makanan yang tidak asing didengar oleh masyarakat Indonesia.

Tayang:
Penulis: Yeni Hartati | Editor: Eko Setiawan
Yeni Hartati
Proses pembuatan lemang makanan tradisional khas melayu Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Kuliner khas atau biasa di sebut lemang merupakan makanan yang tidak asing didengar oleh masyarakat Indonesia.

Lemang juga menjadi makanan khas masyarakat Melayu Kepulauan Riau (Kepri).

Lemang tidak hanya menjadi menu makanan, tetapi juga memiliki keunikan dan nilai budaya bagian dari tradisi turun-temurun.

Sebagian masyarakat juga mempercayai, lemang menjadi simbol kemakmuran dan rasa syukur.

Bahkan saat Ramadan ataupun lebaran Idul Fitri, menu ini biasanya selalu tersedia guna menjadi santapan  para tamu.

Ada beberapa cara untuk menyantap menu ini, bagi yang suka manis lemang dapat di makan bersama tapai ketan.

Namun, bagi yang suka asin menu ini dapat disantap bersama rendang.

Adapun cara membuat lemang menggunakan bahan yang sederhana diantaranya beras ketan, santan, garam, daun pisang, serta batang bambu.

Caranya, beras ketan di cuci terlebih dahulu hingga bersih kemudian tiriskan.

Lalu masukan santan dan garam dan rendam seluruh bahan selama kurang lebih empat jam. 

Setelah direndam, batang bambu yang digunakan sebagai cetakan harus dilapisi dengan daun pisang.

Kemudian beras ketan yang sudah tercampur dengan santan dan garam dimasukan sekitar ¾ bagian bambu lalu di bakar hingga masak.

Proses membakar ini juga memerlukan waktu yang cukup lama hampir empat hingga enam jam. 

Sehingga estimasi pembuatan lemang meski hanya dari bahan sederhana ternyata tidak semudah yang dibayangkan. 

Dalam membakar lemang juga harus dengan posisi sedikit miring dan kondisi api yang cukup besar. Agar matang merata teknik di putar-putar secara berkala menjadi kuncinya.

Selama proses ini, aroma harum dari santan dan daun pisang yang terbakar di dalam bambu akan menggoda selera.

Setelah matang, lemang dikeluarkan dalam bambu dengan cara memotong bambu secara hati-hati agar tidak merusak lemang. (TRIBUNBATAM.id / Yeni Hartati)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved